Give me reasons to believe

Ayah, adek capeeeee…..

Dua hari ini saya merasa lelah. Mencoba berpikir untuk menghentikan waktu sejenak. Beruntung saya memiliki someone to rely on saat Ibu dan kakak sudah tertidur, Ayah.

Waktu terasa berhenti saat duduk dan fokus berkomunikasi dengan Allah. Itulah saat saya menikmati waktu yang terasa terhenti sejenak.

Terkadang kita hanya bisa memilih: do nothing. Saat dimana kita tidak dapat melakukan hal terbaik untuk mencapai keseimbangan. Mungkin bisa jadi, do nothing itulah hal terbaik (terdengar justifikasi).

Allah, I am very tired. *mewek*

Apakah ini artinya saya harus kembali ke rumah dan menikmati kenyamanan? Please let me build a “homey-home”, Allah. A new life. Please give me reasons to believe. 

You’re my back bone.
You’re my cornerstone.
You’re my crutch when my legs stop moving.
You’re my head start.
You’re my rugged heart.
You’re the pulse that I’ve always needed.
Like a drum, baby, don’t stop beating. -Phillip Phillips, Gone Gone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s