No Place Like Home

 

 

ImageRumah yang selalu dilewati, entah milik siapa

Huft. sudah tiga minggu memulai pencarian kost di Jakarta Pusat. Nihil. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kost saat ini, terkadang terasa lelah. Namun intuisi saya menyarankan mulai mencari tempat tinggal baru yang lebih dekat dengan kantor. Di satu suara lainnya, menahan untuk bersabar pada kost Kemang saat ini: mini dapur, laundry, khusus wanita, lingkungan baik sebenarnya lebih dari cukup. Saya dapat lebih bisa menabung untuk DP KPR kelak. Pencarian itupun dengan terpaksa, andai ada pilihan untuk tidak kost, enggan juga penuh fasilitas rumah kakak. Serba salah maunya apa. Maunya ingin punya ‘rumah’. 

‘Rumah’. Disanalah lelah hilang tergantikan oleh ketentraman jiwa dan pikiran. 

‘Rumah’. Disanalah tempat yang terbuka lebar bagi kerabat, teman, sahabat dan menampung adik-adik kelas mencari kerja. Tempat membangun silaturahmi dan rasa syukur. 

‘Rumah’. Ada suka, tawa, duka, kesal,.. semuanyaaa…. perjalanan ibadah mengisi hari-hari membangun memori pertumbuhan anggota keluarga.

‘Rumah’. Disanalah tempat keluarga memulai dan berakhir. 

Semoga saya segera punya rumah, Ya Allah. No place like home. 

Terima kasih kepada Ayah Ibu Kakak2 dan budhe yang menyediakan papan terbaik dan sederhana bagi saya.

Semoga bisa bergantian segera, yah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s