Take & Give: Annoyed, Khilaf, Maaf, Melted

“Pesanku ya cuma itu: take and give…Kalo sudah Take and Give bakal enak deh njalananinya….” – Malik Mulki, PCS, 2014

Si Bil, seyogyanya kita merasa hidup bahagia saat kita mampu menjadi berkat bagi sesama. Masing-masing telah terlahir dengan karakter bawaannya. Terkadang tante merasa menjadi anak cheerful itu sebagai dua mata koin yang berbeda. Di satu sisi, dapat membuat suasana gembira dan nyaman. Di lain sisi, tidak semua orang dapat dengan mudah menerima dan terkadang radar inilah yang kurang tante sadari, hasilnya sudah pasti membuat kesal orang lain. Pertumbuhanmu sejak balita sangat mengagumkan, senantiasa riang gembira, peduli, dan penuh rasa ingin tahu. Satu blok C dan di sekolah, siapa sih yang tidak kenal Nabila? hehehe Dengan karakter tsb dan pendidikan values keluarga semoga dapat menjadi bekal bagimu untuk menjadi pribadi yang mengagumkan dan menyenangkan.

Namun tetaplah memiliki radar yang kuat, apakah lingkungan sekitar (terutama lingkungan baru) dapat menerima itu? Perlu waktu perlahan-lahan untuk kamu mengenal orang lain dan sebaliknya. Dari proses tsb, ada jeda yang harus dijembatani dalam suatu solusi: understanding. Saking antusiasnya, terkadang bisa jadi kita terlupa dalam memberikan ruang bagi orang lain untuk bernafas, menelaah, dan menikmati waktunya. Please, ambil lesson learned dari khilaf tante yah, anak manis. Jika itu terlanjur terjadi, ya tidak ada pilihan selain meminta maaf dan memberikan kembali hak untuknya. Bagaimanapun juga, setiap orang memiliki waktu untuk bermain, mengatur prioritas hidupnya, dan menjalankan dengan caranya. Bersabarlah, jika ia/ mereka ditakdirkan menjadi pengisi hari-harimu, mereka pasti akan merindukanmu juga, dan kembali- jika memang jodohnya berkesempatan berteman. Allah Maha Mengetahui yang tidak kita ketahui, Bil.

Satu dua tiga kali tante pernah ups and downs dalam hal ini. Coba deh tanya tante Redha- Singapura, bagaimana kami sedari kecil bersama mengisi hari-hari layaknya soulmate, dan suatu hari kami harus berjauhan karena ada titik dimana harus mencoba tidak bersama: well, tetap disaat tante ratih/ redha ada dikondisi terburuk/ rindu sharing, akan muncul pesan dan nasehat, sekalipun sudah berusaha sendiri. Saat tante menulis ini, sudah pasti sebagai momentum refleksi diri karena barusaja melakukan khilaf yang sama kepada teman baru nan baik. hehehe Yah, sudah terjadi, semoga masih berkesempatan saling memahami satu sama lain dengan suasana baru dan menyenangkan. Malu dan rasa tidak enak sudah pasti ada, bismillah saja waktu akan membantu kita untuk mencairkan suasana.

Bicara tentang batas toleransi understanding, tidak sedikit orang akan menjadi sensitif/ kesal/ marah (annoyed) dikala ada hal yang sedang dialami namun kita terlihat peduli/ sadar. Misalnya sedang capek, penat, penuh prioritas, dan tekanan. Do not worries, nanti ada waktu dimana ia/ mereka mendekat- jika memang jodohnya berkesempatan berteman. Please, peka dan peka-lah pada keadaan orang lain. Sejujurnya kita harus tahu ekspektasi orang lain terhadap kita itu apa, sebaliknya. Ini namanya Take and Give.

Dan Bil, jikalau engkau yang membuat kesalahan dengan kesal pada orang lain, beranikanlah meminta maaf karena sikap sportif yang diajarkan eyang dan Ayahmu bisa menjadi teladan. Tante pernah suatu hari membuat kesal Ayahmu disaat ia sedang cape sehingga ia marah, berlari menuju sudut, dan tidak lama setelah itu Ayahmu pun naik ke atas meminta maaf dan memeluk. Saling memaafkan dan menjalani kehidupan seperti normal kembali. Begitu pula eyangkung Rachman, sekecil apapun salah dan tidak mampu menyenangkan hati orang lain, meminta maaf.

Pointnya, tidaklah perlu bersedih dikala semesta belum berpihak pada kita. Berdamailah dengan keadaan dan waktu. Allah lagi, Allah terus, dan Allah lagi.

Cheers, Anak Manis! (Ko aku dipanggil anak manis sih, tante? | hehehe iya kan kamu manis….)

mas bowie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s