EPK OJK: Survei Nasional Literasi Keuangan

Literasi keuangan sangatlah penting guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap produk dan jenis industri jasa keuangan. Yang dimaksud dengan literasi keuangan adalah rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan :
 pengetahuan (knowledge);
 keterampilan (skill); dan
 keyakinan (confidence);
konsumen dan masyarakat luas sehingga mereka mampu mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik.

Otoritas Jasa Keuangan memiliki peranan dalam literasi jasa keuangan yang mana memiliki tujuan literasi keuangan yaitu pertama, meningkatkan literasi seseorang yang sebelumnya less/not literate menjadi well literate. Kedua, meningkatkan jumlah pengguna produk dan jasa keuangan

Sebelum menyusun cetak biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia, OJK melakukan survei nasional yang bertujuan untuk:
1. Memetakan tingkat literasi keuangan terkini dari seluruh kelompok masyarakat di Indonesia;
2. Menyiapkan bahan penyusunan Cetak Biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia;
3. Mengukur efektivitas program edukasi keuangan kepada masyarakat; dan
4. Mendorong lembaga jasa keuangan untuk mengembangkan produk dan jasa keuangan yang dibutuhkan masyarakat.

Survei Nasional Literasi Keuangan telah dilaksanakan pada tahun 2013 di 20 provinsi dengan melibatkan 8.000 orang responden, dengan profil sebagai berikut: gender, usia, tingkat pendidikan, perkerjaan, strata wilayah, strata sosial.

Klasifikasi Hasil Survei
Picture 11

Indeks Literasi Keuangan
Picture 10

Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNKLI) ini selanjutnya menjadi masukan dalam menyusun Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia.
Dengan visi mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki tingkat literasi keuangan yang tinggi (well literate), sehingga memiliki kemampuan atau keyakinan untuk memilih dan memanfaatkan produk dan jasa keuangan guna meningkatkan kesejahteraan. Prinsip yang digunakan yaitu inklusif, Sistematis & Terukur, Kemudahan Akses, Kolaborasi. Target dalam SNLKI ini memperoleh well literate society. Pilar yang digunakan dalam mencapainya yaitu Edukasi dan Kampanye Nasional, Penguatan Infrastruktur, Pengembangan Produk dan Jasa Keuangan yang mana dibantu oleh para stake holder.

Sumber: Survei Nasional Literasi Keuangan, EPK, 2014

Advertisements

Beautiful in White

Ratih_Daf

Hi Bil, kemarin tepat 7 September 2014 pukul 08:11 WiB om Izki dan tante Dafina, resmi menjadi pasangan suami istri. Kita doakan yuk semoga sakinah mawadah warahmah….

Saat resepsi, tante didaulat untuk memberikan testimoni “comblangin mereka” memberi penguatan kepada tante Dafina jaman dulu dideketin om Izki, hehehe Alhamdulillah setelah lima tahun, mereka mantap membuka lembaran hidup bersama.

Si Bil, doakan tante segera menyusul yaaaa… hehehe

*lagi seneng lagi “Beautifil in White”

Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous I couldn’t speak
In that very moment
I found the one and
My life had found its missing piece

So as long as I live I’ll love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now til my very last breath
This day I’ll cherish
You look so beautiful in white
Tonight

What we have is timeless
My love is endless
And with this ring I
Say to the world
You’re my every reason
You’re all that I believe in
With all my heart I mean every word

So as long as I live I’ll love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now til my very last breath
This day I’ll cherish
You look so beautiful in white
Tonight

Oooh oh
You look so beautiful in white

So beautiful in white
Tonight

And if a daughter is what our future holds
I hope she has your eyes
Finds love like you and I did
Yeah, and when she falls in love, we’ll let her go
I’ll walk her down the aisle
She’ll look so beautiful in white

You look so beautiful in white

So as long as I live I’ll love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now til my very last breath
This day I’ll cherish
You look so beautiful in white
Tonight

You look so beautiful in white
Tonight

Tes Masuk OJK: Tugas Akhir PCS-OJK Beyond Islamic Banking

Picture 16

Seminar Internasional, DPBs

Hi Bil!
Ini malam Jumat, yang mengesankan bagi tante.
Inspirasi untuk menulis paper akhir sudah mulai ada titik bantuan. Barusaja tante mendapat sinyal hijau dari Hrd untuk menuliskan Islamic Banking. Yah, ini suatu pilihan yang menyenangkan bila meriset dengan ide yang kita senangi. OMG! ini seperti oase ditengah rutinitas pembuatan surat menyurat di kantor. Otak tante semakin penuh dengan pertanyaan-pertanyaan kecil terkait Islamic Banking ini lebih dalam. Semoga akan datang bantuan-bantuan kecil lainnya ya untuk memperlancar penulisan ini.

Mohon doanya lancar ya, si Bil sayang. So far tante dibantu kedua sahabat ayahmu yaitu om Boim as usual dan pak Erwin PCPM angkatan Ayah Bil. Sungguh, rasanya benar kita harus mengasah ilmu pengetahuan kita.
Teringat pesan dosen Ibu Siti Muti’ah: rutinitias will kill you. Semoga paper akhir untuk November ini dapat menjadi pengobat rindu meneliti dan menulis kajian ya.

Well, tante serasa sangat menjadi anak nakal tidak patuh untuk tetap menjadi akademisi. Semoga bakat dari eyang2mu tetap melekat dan tante asah. Bil, belajar yang baik ya, tekunlah dalam menulis karya apa saja.

Credit to Ibrahim Fatwa Wijaya, Kagama AKT 2002 dan Erwin PCPM BI

Miss you Bil in London,

-tante di Gdg. Soemitro

Tes Masuk OJK: First Project Ingat Allah, bersyukur!

bali pic

Hi Bil, seminggu lalu tante full 7 hari bekerja di Seminyak, Bali. Ini acara pertama yang tante handle terkait “Integrated Supervision”. OJK yang notabene masih bayi baru lahir harus banyak belajar darimana saja. Kebetulan workshop week minggu lalu adalah bagian dari MoU OJK-JFSA, yaitu sharing knowledge. Workshop ini sudah level intermediate, tante dibantu oleh tim DPSM dan panitia kecil dari perbankan mencari nama-nama peserta dari ketiga core bisnis OJK (perbankan, pasar modal, IKNB) dan BI. Persiapan hanya H-14 cukup membuat dabag-dubug karena tante dan teman PCS lainnya belum paham flow internal OJK untuk sebuah acara. Alhamdulillah berjalan lancar hingga selesai.

Well, yang ingin tante sampaikan adalah bekerjalah dengan sabar dan positive thinking. Kurang baik bila merasa pekerjaan yang diberikan didepan mata merupakan hal teknis yang telah biasa dilakukan. Kurang baik bila mengikuti ego bahwa seharusnya kita dapat melakukan lebih. Dua hal tersebut selalu tante tanamkan dalam hati, perlahan-lahan apabila terasa lelah dan ego mulai muncul, kita dapat merasa tenang. Ingat Allah, bersyukur.
Sudah alhamdulillah dapat pekerjaan yang dipandang orang lain baik, sudah alhamdulillah diberi nikmat sehat dan dapat bagun pagi.

Dalam hal ini, tante teringat mengapa Ayahmu sangat kekeuh bahwa passion itu ya cara kita menikmati apa yang ada didepan mata, karena sering dalam hidup kita tidak dapat memilih (terlalu banyak).

Oke Bil, tante harus kembali bekerja. Fyi, krl jam 06.03 penuh cuiii so tante harus menghormati jerih payah badan ini yang telah mau diajak berlari-lari dan gencet-gencet di krl.
Yuk produktif!

Miss you, Bil in London.

-Tante, Gedung Soemitro, 2 September 2014.

bil in london