Jatuh Cintalah Pelan-Pelan…

Hati itu dipilih bukan memilih…

Jatuh cintalah pelan-pelan, jangan sekaligus.

Berat nanti.

-Nasehat Poyan, Perahu Kertas

Picture 6

Hi Bil,

Indah rasanya bila kita merasakan ketentraman jiwa. Semalam tante Ully  membantu tante yang sedang kangen. Hehehe hanya dicritani percakapan singkat beliau berdua, tante sudah senang. Ah orang sedang merasakan rindu itu susah.

Diblock dalam komunikasi itu perih karena kita tidak pernah melakukannya kepada yang lain. Si Bil, berbuatlah kebaikan selalu ya.

Takes time to tango. Setiap manusia dilahirkan dengan karakternya dan potensi dalam dirinya. Karakter, kemampuan yang melekat dan hak asasi hakiki kita tidak bisa menahan waktu untuk berhenti sesaat. Semesta bergerak maju, tanpa jeda berhenti apalagi mundur. Bergeraklah maju. Selalu.

Jatuh Cinta pada Tamarind

Menulis, aktivitas yang menyenangkan. Bisa jadi jatuh cinta pertama kali pada menulis saat sering melihat ayah dan ibuk mengetik dengan mesin ketik. Menarik!

Di masa TK, menulis untuk suatu puisi singkat ” Buah Tomat” yang akan dibacakan dalam siaran radio RRI. Ini menjadi kenangan obrolan hingga 27 tahun ini dengan ayah, ibuk, kakak.

Di masa SD, menulis untuk majalah Bobo. Kompak bersama kakak, kami berdua mengirimkan apa yang bisa kami kirimkan. Hanya dua kesenangan kami: nama terpajang di majalah dan hadiah gimmick dari sponsor. Sayangnya, Ibuk menahan hobi sahabat pena, lantaran banyaknya surat datang ke rumah. Dan tante, senang membalasnya dan mampir ke kantor pos jalan anjasmoro. Setelah dewasa dan belajar parenting tante baru paham mengapa eyangti melakukan itu.

Di masa SMP-Kuliah awal tahun, Harian Suara Merdeka menjadi wahana yang menyenangkan. Setiap Minggu nama dan foto terpajang itu sudah sangat senang. Ide diterima dengan baik oleh redaktur itu membahagiakan hati. Melangkah maju, wartawan Yunior menjadi andalan kegiatan tante bersama wartawan senior, berburu tokoh dan artis, belajar percaya diri. Dan kau tahu Bil, hanya tante satu-satunya yang tidak memberi uang kepada para wartawan senior. Uang untuk apa? kebanyakan baru tahu, para ortu say thanks karena anaknya telah diberi kesempatan untuk menjadi jurnalis. Sedangkan tante berpikir, “kan saya dipanggil untuk bertugas. Cuma didrop eyangkung di TKP atau bahkan naik bis kota. Idealis pertama kali.”

Di masa kuliah S1, semakin banyaknya tugas dan kegiatan menyenangkan lainnya. Perlahan tante butuh tantangan baru. Perlahan meninggalkan Suara Merdeka, semakin mencoba memenuhi “Calls for Paper…atau Lomba Karya Tulis Ilmiah…” alhamdulillah, membuka peluang untuk mulai mengenal dunia lain selain Semarang dan Jogja…. yaitu Bandung. Di Bandung, bakat menulis semakin diasah dengan diperkuat oleh teori-teori keilmuan HI. Diskusi bersama teman-teman UI, Unpad, Unpar itu menyenangkan. Hingga kini masih terjalin.

Di masa kuliah S2, menulis mengantarkan kepada kepercayaan diri untuk melihat dunia selain Indonesia… Inggris merupakan negara pertama dimana sebuah tulisan mampu mengantarkan kepada kesempatan. Inspirasi ini datang dari sahabat, Izki Aldrin dan genk ITB. Dua tahun kemudian tante menyusul jejak mereka. Jepang negara kedua… kesempatan beasiswa dan penelitian datang silih berganti. Tulisan mampu mempertemukan manusia dengan berbagai kesempatan.

Di masa profesional karir #OJK. heu belum menemukan kesempatan untuk aktualisasi diri melalui karya tulisan. Namun semangat menulis dan runut logika tetap digunakan untuk membuat tugas akhir.

Well, disela-sela waktu, inilah saatnya mampu memberanikan diri untuk menuliskan karya tentang anak-anak dengan plot Indonesia kepada dunia. Semangatnya “Anak Desa pun Mampu Mendunia”.

Si Bil, itulah perjalanan jatuh cinta tante kepada menulis. Pelan-pelan dan tidak terburu-buru. Banyak berkah, insyallah.

Yuk mari belajar untuk tidak tergesa-gesa.

“Kalau serius… ya pelan-pelan…” -Mbak Feita said, 2014. 

 

Bismillah. bergerak maju.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s