Belajar Dari Just Alvin!

Just Alvin!

Ini salah satu program tv nasional yang saya suka karena acaranya renyah dan mengambil sisi antimainstream dari kebanyakan program tv show lainnya. “Belajar Dari Just Alvin” sangat ingin belajar bagaimana Alvin memberikan  nuansa kehangatan bagi para tamunya, yang notabene mereka biasanya sedang hits dalam problems kehidupan sebagai seorang entertain. Alvin membawakan acara tersebut dengan mengalir, seolah-olah tidak ada list pertanyaan yang menjadi acuan saklek. Inilah namanya cerita yang mengalir. Bintang tamu serasa bercerita dengan sahabat lamanya, dan si sahabat lama dengan hangat menerima tanpa menyudutkan dan menghakimi layaknya tv program lainnya.

Meskipun ini sebuh tv program, namun Alvin dapat membawakannya dengan pendekatan personal yang luar biasa hangat. He is a very great person, good listener. Alvin sudah pasti mendengarkan, membuat mengalir sehingga lebih mendalam, dan yasudah ia tidak menilai ini/itu salah atau benar. Saya rasa begitulah sosok good listener yang seharusnya. Ia tidak ember, solusi tidak selalu diberikan namun nuansa kehangatan dan supports yang ia berikan.

Mari “Belajar Dari Just Alvin” senantiasa membangun suasana kehangatan, bersahabat, dan menguatkan satu sama lain.

Advertisements

Makroprudensial: Kebijakan Ganda Pemerintah dan Bank Indonesia

Picture 6

Bloomberg Tv Indonesia, 21 November 2014

Pemerintah Indonesia barusaja menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kemudian diikuti kebijakan kenaikan BI rate oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi 7,75% merupakan kebijakan yang tidak populer namun menurut BI, itu harus tetap dilakukan guna menekan inflasi. Apabila tidak dapat menjaga current defisit maka BI dianggap tidak pruden (berprinsip kehati-hati2an).

Dalam pencapaian makroekonomi yang stabil, ada beberapa komponen yaitu: APBN sehat, Perbankan sehat, Hutang sehat, Inflasi kecil, dan NP sehat. Untuk harmonisasi tersebut, diperlukan berimbangnya kebijakan antara pemerintah dan lembaga-lembaga negara yang dimaksud. Terkait dengan kenaikan BI rate, BI menilai bahwa kebijakan ini dapat menekan angka inflasi. Saat inflasi dapat ditekan, daya beli masyarakat dapat terjaga. Dari gambar cuplikan grafrik diatas, terlihat bahwa beberapa kali Indonesia mengalami kenaikan harga bbm, tetap saja angka kredit pun tinggi. Artinya, pertumbuhan kredit masih menjadi salah solusi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi padahal secara logika, apabila BI rate naik maka pertumbuhan kredit akan terhambat. Pertumbuhan kredit harus diimbangi dengan kemampuan bank dalam funding dan deposit.

Nampaknya industri manufaktur Indonesia tetap berjalan normal melalui kredit dari bank. NPI memperlihatkan bahwa Indonesia masih sangat bergantung dengan ekspor komiditas. Bank Indonesia menargetkan inflasi mencapai 4,5%+_ 1% pada Desember, 2015 nanti. Well mari kita lihat! “Karena hanya dengan inflasi rendah maka Indonesia dapat bersaing dengan Malaysia, Thailand di Asia Tenggara”. 

Keywords: BI Rate, Makroekonomi, Inflasi, NP, GWM, LDR, funding bank

Musik!

mtf_GxosN_1279.jpg

Teman setia

Musik. Hidupku tanpa musik akan terasa hambar.

Dengan musik, muncul suasana tenang, fokus, dan percaya pada masa depan lebih cerah. Syaratnya, mendengarkan musik sesuai dengan selera.

Entah berapa kali lagu-lagu ini diputar, tapi inilah kehebatan musik. Tidak terasa membosankan.

Musik. Bekerja dengan mendengarkan musik ditengah ramainya kantor adalah pilihan yang terbaik. Kita dapat menikmati fokus dalam menyelesaikan tugas-tugas. Saat lelah, musik membawa ke alam yang lebih menenangkan.

Musik sangat asik. Aku suka dengan musik arasemen Addie M.S dan Giring Nidji. Untuk pop, Tulus dan Sandhy S. sudah istimewa, ditambah suara vocal mbak Raisa.

Well, Beatles dan Ost. Full House Korea, belum tergantikan. hehehe

Eniwei, hari ini sangat membutuhkan ketenangan dan recovery. It is not easy tapi dalam hidup kita tetap harus memainkan peran panggung untuk tetap hangat dan semangat. Tulus? sudah harus pasti, syarat utama. Sedih apabila melihat orang tidak bisa tulus dalam berteman.

“Si Bil… teruslah ceria”

November is my Peak Season!

Hi Bil,

Sekarang pukul 12.21 am artinya tante harus masih bertahan menyelesaikan tugas akhir PCS OJK yang akan dikumpul hari ini.

Heu dalam bekerja kita tidak dapat memilah-milah mana yang disenangi atau pun prioritas atau bukan. Faktanya, tetap ada pekerjaan sisipan yang mengacaukan prioritas kerjaan menurut kita. WTH! huft.

Tugas akhir ini sudah seharusnya selesai berbulan-bulan lalu (kalo kilat) tapi workload dan travelling tiada henti membuat fokus ini tidak dapat hadir tenang menulis dan meriset.

Oke yang ada saat ini segera istirahat dan selesaikan di kantor. SEGERA! huft lanjut input SPJ anggaran dan lainnya. Serasa ingin para PTU hadir asap.

Inilah bekerja. Somehow stressful dan yang paling penting: bagaimana mengatur stress dan pressure. WHAT A LIFE indeed euy!

Ada hasil panen, ada efforts!

Two Tuts: then everything will follow you

Hi si Bil,

I am feel so tired. Today is the quite day for me because everyone asked me about my decision.
ALhamdulillah tante gets great atmosphere in this place, great bos, great and great great…… random.
I do not know why I said it to my bos, I just try to follow up intuition, I have to hijrah to International Banking, maybe.
Other side, universe seems like to support my choice. But I am still afraid when it will be wrong choice on the future. Aah, I do not have any idea now. So, please working with great dedicated then everything will follow you
May Allah bless my efforts to finish all my assignments on this orientation period.
I just wanna work with silent people and less miss communication. It is not easy to manage people. So, be patient.

About time. Two Tuts take time to tango! for you my kids and small family. Aamiin.

Tentang Kota Surabaya dan Malang 2014

20140418_130759

Hi Bil,

Surabaya! Terlintas icon Buaya dan apa ya itu ikan kaliya…. yang ada didepan Kebun Binatang Wonokromo, Surabaya.
Surabaya, kota dimana memiliki cerita singkat di masa kecil tante, well karena eyangti melanjutkan pendidikan S2 di IKIP Surabaya. Praktis, kami hanya dapat bertemu dua minggu sekali, itu terjadi pada saat tante dan ayahmu Sekolah Dasar. Dari kondisi inilah kami hidup dalam serba kemandirian, tidak seperti teman-teman lainnya, dituntut mandiri. Belakangan tante mengutip “dituntut dewasa”.

Surabaya! mengingatkan tante dimana tante dan eyangti menikmati Kebun Binatang Wonokromo dengan koleksinya yang bagus-bagus (jaman 1996an). Kami menyusuri jalan Ketintang dengan becak. Berkenalan dengan mbak kos, dan saat itulah tante paham apa itu rumah kos.

Surabaya! bus patas Semarang-Surabaya mengantarkan eyangti menunju kota Surabaya untuk mengenyam pendidikan guna memperkaya ilmu. Tante bersama eyangkung selalu mengantarkan eyangti ke terminal Terboyo, dan sepulang darisana, sengaja tante dibelikan majalah Bobo dan susu bendera, belakangan tante tahu ini cara orang dewasa memanipulasi keadaan.

Surabaya kota yang penuh kenangan dimasa kecil, namanya tidak asing ditelinga tante. Dan akhirya tante kembali ke Surabaya di tahun 2014 (meski sebelumnya menuju Surabaya untuk tazabur alam ke Bromp, Malang, Surabaya sekitarnya).

-PCS OJK On the Job Training 2014-

Dimasa OJT ini tante menikmati Surabaya lebih banyak di kantor BI Tugu Pahlawan, baru selepas Magrib dapat berwisata kuliner.
Kuliner di Surabaya memiliki kekhasaan, terutama sambel dan bumbu bebeknya. Bebek Tugu Pahlawan adalah favorit selepas kerja, makan dipinggir jalan kalo di Surabaya itu amaaaaaan. Hahahah

Surabaya di tahun 2014 lebih sangat bersihhhh dan asri karena Ibu Walikotanya juawara kelas, ibu Risma!
Meskipun terkena macettt yang lumayan parah, tetap betah di mobil/ taksi karena kiri-kanan banyak tanaman. Oia taksi di Surabaya teh mahaaal….dan jarang. So, andalan tante adalah menelpon taksi sebelum bepergian. Hiks.

Bulan November 2014, tante kembali ke Surabaya. Inilah the Secret Theory! Masih ingat saat berada didalam bis semasa Tazabur alam, yaitu memandang Hotel J.W. Marriott dengan seksama “Oh itu tho JW Marriott Surabaya”, ups, sekarang tante sempat stay disana untuk kegiatan seminar ini.

Picture 3

Sayangnya, Surabaya belum siap untuk kegiatan Seminar Internasional. Hiks, terasa banyak batasan baik penyediaan kamar sekelas Presiden IDB etc sangat terbatas, belum lagi kegiatan bersama dengan BI punya acara.

Apapun itu, Surabaya tetap punya cerita. Bandara Djuanda Terminal 2 pun masih bagus, dan belum kemriyek banyak orang. Beli oleh-oleh di Nggentenng pun masih semangat karena ada almond crispy nya dan keripik singkong “Lumba-Lumba”.

Sayangnya di bulan November ini tante belum kesempatan kembali ke Malang. Rindu sekali dengan teman-teman di UNIBRAW, semoga kelak ada kesempatan mengisi kelas di HI – UNIBRAW. heheheh
Menikmati Secret Zoo bersama si Bil seru kaliya dan kebayang juga bersama si Bil remaja duduk di kafe saling mendengar cerita si Bil. heheh miss you, Bil.

Bicara tentang Malang, huwaa trauma sangat dengan pulau Sempu. hehehe medan yang berat disaat hujan, lumpur dimana-mana, menantang maut. Dan ada satu janji yang belum terpenuhi, yaitu undangan untuk meliput pantai di Malang bagian Selatan.

Well, semoga bisa kembali ke Malang dan Surabaya kelak. Liburan bersama si Bil yaaaa, insyallah.

Sebuah janji, semoga masih sempat

Hi Bil,

Tante quite busy this two weeks, as you know kita trakhir Skype pada pukul 01:30 pagi hari Senin ini.
Olalala,,, lembur menemani tim membuat Siaran Pers untuk Seminar Internasional Keuangan di Surabaya. Thank you dear your voice always make me happy.

Oke deal, kembali ke Jakarta dengan beberapa pekerjaan rumah, terutama Tugas Akhir PCS OJK dan SPJ anggaran 2014.
Tante mencoba membuat points, yang mana ini sebuah janji menulis dalam waktu dekat, yaitu:
1. Tentang Kota Surabaya 2014
2. About Time film
3. Hijrah: Hidup adalah sebuah pilihan
4. Kue Lapis untuk Ayah Ibu

Oke dear, tante segara kembali.
Be good girl, Bil. Selamat libur mid semester yaaa. Muach!