PCS OJK: Undangan untuk orang tua

Hi Bil, I wish kalian ada disini, sudah diciumi tante dan diuyel2 kaliya.

Eniwei, dini hari tadi tante membuka email dari SDM kantor. Well, alhamdulillah setelah adanya pemunduran jadwal kelulusan program maka akan dilaksanakan pada 13 Januari 2015 nanti. Tante yakin kabar sederhana tersebut sangat berarti bagi eyangtikung, artinya selesai sudah penantian sepanjang tahun sebagai pegawai tetap.

Senengnya lagi adalah kantor mengundang orang tua kami untuk hadir menghadiri upacara kelulusan tersebut. Praktis ini akan menjadi moment wisuda keempat kaliya bersama beliau semua.

Andai ada anak manis disini, lebih berlipat senangnya.

Semoga berjalan lancar.

Aksa Birthday 2 years old!

with AKsa

with Aksa, Dafina Izki Wedding Party

Hi Bil, hari ini adek Aksa ulang tahun ke dua lohhh…. Hip hip! Tante jadi teringat cerita moma Aksa bagaimana beliau akan melahirkan di U.K dengan SOP Rumah Sakit sampai kesakitan pun belum diperkenankan masuk ruang tindakan.

Saat mama Aksa jadi bumil, 2011, tante berencana mengunjungi. heu kondisi salju yang cukup tebal membuat rencana perjalanan itu menjadi batal. Alhamdulillah sekarang Aksa menjadi balita nan luar biasa cool!!! Senenng mengikuti perkembangan Aksa dan cerita Aksa beraktivitas akhir pekan bersama mamanya. hohoho kreatif!

Well, semoga sebelum menyusul papanya ke Amerika Serikat, kita dapat bermain bersama. Yuppi!

Si Bil, sayangilah orang lain dengan sepenuh hati meskipun kita tidak sering bertemu dan bertatap muka. Mama Aksa memberikan contoh terbaik dengan memberikan perhatian kepada tante dan keluarga kita. She assisted me when adek Almira passed way.

Semoga adek Aksa tumbuh berkembang menjadi anak yang sholeh, menyenangkan, dan sudah pasti cerdas seperti mama dan papanyaaaa.

Work with FUN

Screenshot_2014-12-21-18-01-34

We do not know bahwa kita akan tetap melakukan hal-hal terbaik dalam berkarya hingga saat ini. Well, training bisnis di tahun 2008 membuka kepercayaan diri dan pikiran untuk senantiasa menggali potensi yang tante miliki, Bil.
Personal development dikombinasikan dengan suasana bekerja, target oriented dan bisnis kreatif. Ditambahkan how you do manage your brand…cust…market. They need trust! Uwowowo kreatif, disiplin, kecepatan bekerja dan integritas sudah pasti menjadi standar.
Soft skill yang ga ada di modul dan sks di bangku kuliah.

Well, siapa yang anaknya nilainya bagus…. kerja oke…. good person maka berhak mengikuti competition race ini. Semangat ini yang tetap dipupuk untuk bekerja dengan sebaik2nya….. walaupun baru permulaan.

Beyond the great supervisor and team

Screenshot_2014-12-21-17-20-11-1

Menjadi pemimpin tidaklah mudah. Setiap jabatan dalam suatu organisasi pasti memiliki tanggung jawab berbeda jenjangnya. Seorang Deputi Direktur dengan penuh keterbukaan kepada usulan, gaya bekerja, dan memberikan kepercayaan kepada yang lebih muda- memang sering ditemui sepanjang pengalaman bekerja saya, namun tidak untuk organisasi satu ini.

Well, beruntung saya pernah berkesempatan menjadi anak supervisi beliau. Maklum dulu melihat beliau wow pinter banget saat mengajar di kelas dan menjadi penyelamat paper kelompok. Bekerja dengan bersungguh-sungguh adalah value yang paling saya contoh pertama kali. Dilanjut bagaimana beliau cara beliau berkomunikasi dengan sesama rekan-atasan-bahkan mendelegasikan dan apresasi tugas kepada kami calon staf. Yang sangat terpenting, bagaimana beliau berbagi cerita dalam buku yang ia baca. The leaders are readers.

Merasa yakin beliau sosok father yang open mind kepada putrinya, sudah pasti akan helpful membantu calon staf menyelesaikan tugas akhirnya. Ditengah tidak ada penolong dalam departemen sendiri, Allah maha baik mempertemukan saya dengan orang-orang nan helpful. Tugas akhir selesai dan project acara bersama pun selesai. Only God knows, what is the next. 

Ada satu pesan yang saya ingat “oke ratih, be a good and best girl today...” pak Irfan said, saking tidak biasa disemangati dengan polos saya bertanya “maksudnya pak?” hahaha dudul mode on.

Layaknya hati yang senantiasa pandai memilih benar atau salah, sungguh ingin bersama orang-orang hebat ini. Penuh energi positive, kesederhanaan gaya hidup, guyonan sederhana nan cerdas dan apa adanya, well yang pasti mereka menerima diri ini dengan apa adanya: orang biasa.

Masih ingin bersamamu great team, situasi yang membuat nyaman bekerja, penuh diskusi hal baru, tidak banyak menggunjing, dan solutif melakukan terbaik.

God, I’m afraid to wake up in the morning, what will happen today, hari ini apa yang tidak sesuai jalanMu lagi, dan cerita apa yang dapat membahagiakan keluargaku. God, I’m afraid to finish my Sunday, to sleep, to face the Monday morning.

Allah, terima kasih ada sholat malam dan Subuh yang mengantarku kepada keberanian menembus bagun pagi, penuhnya krl, dan riuhnya pagi di Tanah Abang. Semua orang terlihat gigih melakukannya, hidup tetap terus berjalan apapun itu.

Si Bil, kelak suatu hari engkau akan belajar di negeri orang atau kota nan jauh dari rumah. Tiada Ayah Bunda dan Tante juga EyangkungTi. Namun, ada values pola asuh keluarga yang tidak akan meninggalkanmu, dan ia yang akan menyertaimu.

Si Bil anak manis, gigihlah tangguh menyelesaikan setiap detik kehidupan. Allah dan values kebaikan menyertaimu… I try to believe it everyday, it is very useful to face the real world by myself. 

Si Bil, embrace your dream until beyond the gate!

IMG_0375

Miyajima Torii Gate, 2011

28 Tahun: Sekali Lagi Bersamamu

ultah2
w/ girls

Hi Bil, tante selalu mendapatkan kesan luar biasa tentang kehidupan di bulan Desember. Duka maupun suka tetap menjadi hadiah dari Allah. Sejak semester kedua S1, bulan Desember setiap tahunnya pasti ada hadiah makna kehidupan luar biasa mulai dari simbah meninggal, perjalanan seorang diri ke Eropa, perjalanan mencari pekerjaan ideal, dan apapun itu senantiasa indah. 2010 saat ditengah perjalanan mencari Masjid London Sentral, baru ingat ulang tahun dengan beberapa sms masuk dari Tanah Air. 2011 perantauan terlama di Jepang. 2012 menikmati jatuh bangun mengangkat tas masih bertanya tentang pekerjaan ideal, lulus S2, dan belahan jiwa simbah putri berpulang kembali ke rumah Allah: melihat ayah sungguh bersedih ditinggal Ibunya. 2013 Allah menjawab doa-doa selama ini, kesabaran menuruti tanda tanya pekerjaan ideal, tercapai: penerimaan OJK 2013. 2014 memulai memiliki keluarga di OJK dan adaptasi kesendirian hidup di rumahmu Bil.
Dari setiap peristiwa, Allah pasti memiliki alasan mengapa memberikan itu kepada kita. Dia melihat seberapa pantas, mampu, dan gigihnya umatnya dalam bertawakal. To be honest, banyak sekali dalam diri memiliki kekurangan dan harus senantiasa memperbaiki. Menebar kebaikan, bersahaja, tetap tenang dan ceria hanya untuk dan karena Allah. Mengisi hari-hari dengan penuh manfaat, senantiasa menjadi terbaik setiap harinya, mencoba memperbaiki semua.

I wish dapat menjadi pengatur kehidupan. I wish dapat segera membahagiakan orang-orang sekitar. I wish dapat sebagai pencipta ketentraman dan ketenangan jiwa. Sebagai manusia, sungguh tiada arti dibanding pencipta. Dia-lah pengatur kapan waktu terbaik, skenario cerita terbaik, Dia hanya ingin melihat seberapa sabar dan bersungguh-sungguh umatNya berdoa dan berharap karena-Nya dan di jalan-Nya.

Allah, terima kasih telah memberi kesempatan untuk hidup, menikmati setiap waktu dengan postive thingking meski hati ini getir, tapi engkau senantiasa memiliki kekuatan menjaga kami dari rasa putus asa. “asal tidak berputus asa..berputus asa untuk tetap hidup bergembira dan bermakna”.

Untuk Allah, terima kasih memberikan rasa sabar dan iklhas di dunia ini.
Terkadang sungguh perih apa yang orang lain lakukan dan banyak hal telah terjadi, namun engkau ada dengan mengirim kebaikan-kebaikan dalam dunia ini.
Untuk Allah, karena aku sangat ingin bersamamu, kembali sekali lagi bersamamu, terangilah selalu dalam cahanya kebaikanmu.

ultah

Pagi dan Malam di sta. Tanah Abang

Hi Bil,

Sudah dua minggu tante mencoba untuk memakai jasa parkir motor di Sta. Tanah Abang. Keputusan ini dibuat untuk menghemat dan memudahkan saat pulang kantor. Di Soemitro sungguh agak penuh efforts untuk pulang ke arah tanah abang. Taksi mahal, ojek pun sekali jalan 25-30 ribu rupiah belum saat hujan datang, macetlah dan jual mahal para tukang ojek. Sippo untung Allah memberikan jalanNya. Ada lahan parkir di dekat stasiun Tanah Abang yang disewakan, meski agak jauh dan sebenarnya tante jadi telat absen 07.10 WIB tapi gpp lah sebentar lagi selesai pendidikan euy.

mtf_GxosN_1544.jpg

Lorong Godaan Sepanjang Menuju Sewa Parkir Motor di Sta. Tanah Abang

Tante sangat menikmati suasana baru ini, turun dari kereta, selaian disambut para ojek ternyata pedagang pakaian, tas, konveksi telah memulai pagi dengan secercah harapan. Pedagang makanan pun juga. Senang sekali melihat roda perekonomian hidup, semua orang nampak berusaha mencari rejeki dengan semangat apa yang bisa mereka lakukan.

Spirit setiap pagi “bersyukurlah dengan pekerjaan dan nikmat apa yang telah Allah berikan”. Mengutip pesan mbak Mita, kakak HI 2002, “banyak orang pun menginginkan posisi kita….”. Well, pedoman hidup muslim pun menyampaikan dalam surat Ar-Rahman. Jadi, nikmat mana yang engkau dustakan, Ratih?

“karena tidak selalu apa yang kita inginkan itu tercapai.” -Pak Triyono, Direktur said.

Stasiun Tanah Abang di malam hari

Keadaan Stasiun Tanah Abang di malam hari, baru tante ketahui dengan seksama saat tante telah memarkir motor di kampung tsb.

Yah, namanya juga, kebanyakan wong cilik dan kelas bawah yang tinggal disana. Jadi sangat jauh dari sanitasi yang baik, higenis, dan kerapihan. Dalam kehidupan sosial, dipinggir-pinggir jalan di stasiun Tanah Abang ada musik dangdut dan ibu2 bapak2 nampak berjoget. Benar-benar dipinggir jalan.

Dengan sekuat keyakinan tante menyusuri lorong gang yang saat dipagi hari penuh pedangang, namun malam sudah tutup. Ada pak petugas parkir telah menanti, dia hafal kapan tante pulang, dan apabila tidak pulang maka tante mengirim sms agar tidak ditunggu. Setelah parkir, tante berjalan kaki menyusuri lorong jalanan tadi. Langkah kaki secepat mungkin tapi ya kadang-kadang santai. Jantung terkadang diajak berdebar karena papasan dengan pemuda/ pemudi. Berdoa dan yakin mereka bukan preman atau copet. Hahahah situasi ini benar2 mirip saat tante bepergian sendiri di malam hari sepulang dari kampus di Yotsuya/ Nagoya Daigaku, bisa jadi sama halnya dengan saat nyasar sendirian di London Sentral untuk mencari masjid London. hohoho Jalan dengan langkah kaki cepat dan jantung berdebar serta dzikir. heheheh ALL is WELL laaaah.

Tentang Jogja -Akhir November 204

mtf_GxosN_1481.jpg

Bersama Winda – Redha – Nissa – Fahmi

Hi Bil, apakabarmu anak manis di London? Semoga tetap ceria!

Tante sengaja memilih akhir pekan dipenghujung akhir bulan November di Jogja. Yaps, kembali ke Jogja berarti kembali mengumpulkan sejuta energi.

Perjalanan dimulai saat sepulang kantor tante harus cuss ke airport ditengah susahnya mencari taxi seusai hujan gedhe. huhuhu Jakarta. Tepat pukul 16.15 wib tante menuju mesin absen, sempet sih motret itu mesin kenapa gak muncul angka 15 sihh menitnya. hehehe

Sesampai di kompleks airport, telah disambut oleh macetnya airport. Kanan kiri mobil, didepan pemandangan langit senja Jakarta nan indah. Adapula beberapa motor penyedia jasa ojek untuk menunggu penumpang yang tengah terjebak macet.

Beruntung tante naik taksi dengan driver yang mengerti harus terpaksa lewat bahu jalan. Dibelakang tante masih tertinggal jauh om Atok dan Hesti yang berangkat dari kantor BI. Rencananya kami akan foto selfie bersama. hahaha gagal.

Macetnya Transportasi Udara

Traffic di udara sangat ramai. Pesawat pun harus menunggu sekitar 20 menit untuk take off. Whats sekelas GA pun harus mengikuti antrian, entah mungkin lobi2 ke angkasa pura kurang oke kaliya. lol

Dan di bandara Adisucipto pun pesawat harus menunggu antrian untuk turun. Alhasil, 15 menit harus berada diatas langit Jogja. Sudah mengantuk. Happy landing. Jogja!!! dilanjutkan menuju  rumah Kentungan.

Rumah Kentungan

Om Ami membukakan pintu untuk tante, maklum tante Winda sudah tewas tidur. Jogja lepas hujan nan dingin. Lega sesampai di rumah. Tidak sabar segera bertemu si kecil Aruni Kamaratri dan baby Tomo.

mtf_GxosN_1474.jpg

Om Ami yang baik nemenin Aruni

Semua berkumpul kecuali tante Niar. Lengkapp menikmati polah Aruni nan lucu. Sebelumnya, kami semua mencoba bubur Yoyong di daerah Kranggan. Alamak pantaslah om Ami pingin disini, karena dibuku tamu isinya anak FKU UGM semua.

Menu makan siang adalah bebek pak Slamet. Iyeay Aruni sama senangnya dengan si Bil saat semangat makan kulit dan ceker. hehehe

Agenda selanjutnya, tante dan tante Nisa berkeliling Jogja mencari perabot rumah dan mampir kampus UGM, sore menikmati kampus tercinta. tante Redha, Aruni dan lainnya menemani Aruni berenang.

Dan Sabtu malam ditutup dengan pizza Nanamia delivery servcie lantara sudah tidak sanggup lagi keluar rumah. Ah, sedappnya kebersamaan ini.

Hari Minggu pagi tante Nisa kembali ke Semarang dan tante Redha kembali merantau ke Singapura.

mtf_GxosN_1467.jpg

Bola Salju Poland dari Ami

Parktis tante menikmati Jogja sebelum ke Jakarta dengan me time, pijet di House of Jogja (dulu Lely Dwei Salon -make up tante jaman wisuda), ke rumah Pakem, dan hunting kerajinan tangan Gendhis Handbag. Mampir ke kos Jakal dan makan malam bersama adek-adek kos yang masih tersisa: irene, koas FKG dan Iing anak Sipil. Serunya kembali ke kos, kembali ke rumah penuhhh kemandirian. Saksi perjalanan menjadi anak perempuan yang mandiri. Cieh.

Minggu siang, Aruni sekeluarga sudah kembali ke Solo, om Ami mengerjakan tugas kuliahnya dan tante Winda ngelesi anak sekolah.

Well, Minggu malam diantar om Ami dan tante Winda sampai didepan rumah, tante naik taxi ke Sta. Tugu. Maakkkjang macerttnya Jogja heu…

Kesan pada Jogja: semakin ramai, penuh hotel dan billboard dimana-mana. Meskipun demikian, tetap kehangatan orang-orang Jogja masih melekattt hangat.

mtf_GxosN_1503.jpg

Rumah Antropolog UGM, Om Lono, di Pakem

Sampaiii jumpa, Jogja! Semoga Bil pun belajar di Jogja 🙂

Kos Kemang dekat LPPI Kemang

Kali ini saya akan memposting dan mempromosikan kos khusus wanita bagi pembaca yang akan menempuh pendidikan di LPPI Jl. Kemang Selatan. Jadi, hunting kos wanita berhenti pada rumah simpel di Jl. Kemang Utara E No. 24. Rute: masuk dari gang Bangka IX (dekat mcD Kemang), lurus, gang disebelah kanan jalan. Atau, lewat Rumah Yatim, tepat disebelahnya ada gang satu arah, masuk aja, pertigaan, belok kiri, nemu deh gang Kemang Utara E No. 24, Jakarta.

Rumah ini tingkat dua. Kos an khusus berada di lantai 2. Rumahnya bersuasana hommy banget dan tidak banyak kamar sehingga dapat beristirahat dengan nyaman. Ibu dan Bapak pemilik kos sangat baik, begitu juga bibi dan mas penjaga kos.

Fasililtas yang diberikan selain kamar tanpa ac, adalah internet. Nah kan! penting banget nih internetan. Cuci baju setiap hari oleh bibi. Akses ke kos ini lebih mudah apabila memiliki motor/ sepeda. Ojek/ bajaj biasa mangkal didepan gang.

Mencari makan disini pun tidak sulit. Ada beberapa warung saat berjalan pulang dari LPPI kita bisa membelinya.

Pokoknya tinggal belajar deh, apalagi ga perlu bersihin kamar mandi karena ada bibi bantuin. heheheh

Silakan datang langsung untuk bertanya ketersediaan kos wanita ini. Harga sudah pasti terjangkau, hemat malah. Rencana saya hanya 3 bulan, eh nambah hingga almost 5 bulan, itupun karena harus pindah kembali ke rumah Bintaro, jaga rumah.

Kos Kemang Utara E No. 24, Bangka, Jakarta Selatan

Dekat Mc D dan LPPI Kemang.

IMG_20141214_213638

IMG_20141214_213520