Beyond the great supervisor and team

Screenshot_2014-12-21-17-20-11-1

Menjadi pemimpin tidaklah mudah. Setiap jabatan dalam suatu organisasi pasti memiliki tanggung jawab berbeda jenjangnya. Seorang Deputi Direktur dengan penuh keterbukaan kepada usulan, gaya bekerja, dan memberikan kepercayaan kepada yang lebih muda- memang sering ditemui sepanjang pengalaman bekerja saya, namun tidak untuk organisasi satu ini.

Well, beruntung saya pernah berkesempatan menjadi anak supervisi beliau. Maklum dulu melihat beliau wow pinter banget saat mengajar di kelas dan menjadi penyelamat paper kelompok. Bekerja dengan bersungguh-sungguh adalah value yang paling saya contoh pertama kali. Dilanjut bagaimana beliau cara beliau berkomunikasi dengan sesama rekan-atasan-bahkan mendelegasikan dan apresasi tugas kepada kami calon staf. Yang sangat terpenting, bagaimana beliau berbagi cerita dalam buku yang ia baca. The leaders are readers.

Merasa yakin beliau sosok father yang open mind kepada putrinya, sudah pasti akan helpful membantu calon staf menyelesaikan tugas akhirnya. Ditengah tidak ada penolong dalam departemen sendiri, Allah maha baik mempertemukan saya dengan orang-orang nan helpful. Tugas akhir selesai dan project acara bersama pun selesai. Only God knows, what is the next. 

Ada satu pesan yang saya ingat “oke ratih, be a good and best girl today...” pak Irfan said, saking tidak biasa disemangati dengan polos saya bertanya “maksudnya pak?” hahaha dudul mode on.

Layaknya hati yang senantiasa pandai memilih benar atau salah, sungguh ingin bersama orang-orang hebat ini. Penuh energi positive, kesederhanaan gaya hidup, guyonan sederhana nan cerdas dan apa adanya, well yang pasti mereka menerima diri ini dengan apa adanya: orang biasa.

Masih ingin bersamamu great team, situasi yang membuat nyaman bekerja, penuh diskusi hal baru, tidak banyak menggunjing, dan solutif melakukan terbaik.

God, I’m afraid to wake up in the morning, what will happen today, hari ini apa yang tidak sesuai jalanMu lagi, dan cerita apa yang dapat membahagiakan keluargaku. God, I’m afraid to finish my Sunday, to sleep, to face the Monday morning.

Allah, terima kasih ada sholat malam dan Subuh yang mengantarku kepada keberanian menembus bagun pagi, penuhnya krl, dan riuhnya pagi di Tanah Abang. Semua orang terlihat gigih melakukannya, hidup tetap terus berjalan apapun itu.

Si Bil, kelak suatu hari engkau akan belajar di negeri orang atau kota nan jauh dari rumah. Tiada Ayah Bunda dan Tante juga EyangkungTi. Namun, ada values pola asuh keluarga yang tidak akan meninggalkanmu, dan ia yang akan menyertaimu.

Si Bil anak manis, gigihlah tangguh menyelesaikan setiap detik kehidupan. Allah dan values kebaikan menyertaimu… I try to believe it everyday, it is very useful to face the real world by myself. 

Si Bil, embrace your dream until beyond the gate!

IMG_0375

Miyajima Torii Gate, 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s