Repost: Insyallah Ada Jalannya

Picture 33

Si Bil, 2011

Insya Allah Insya Allah Insya Allah Ada jalannya… -Maher Zain

Tidak jarang keresahan melanda dalam perjalanan hidup ini
Resah datang disaat pikiran ini tidak mampu menjangkau apa yang akan terjadi nanti
Sempat ada kebingungan, keterputusasan,
bimbang apakah jalan ini yang terbaik,
Apakah ini patut dilakukan bahkan diperjuangkan?

Pilihan.
Tidak ada yang memaksa untuk memilihnya.
So, tidak ada alasan untuk tidak menikmati pilihan 🙂

Insyallah ada jalannya. Yakin pada pilihan.
Insyallah ada jalannya

Repost: Kenali lebih dekat, Anak-Anak

Welcome July, may you bring your smile for us!
*HARI ANAK NASIONAL, 23 Juli*

Sebelum tidur malam, tak sengaja halaman membahas ASI dalam buku M. Quraish Shihab menjadi tema pengantar tidurku. Singkatnya, kedekatan Ibu – Anak sangat akan terbentuk saat menyusui. Setiap harum badan sang Ibu, jemari si kecil yang kadang bergerak-gerak sebagai pertanda ia merasa nyaman. Tempat ternyaman.

Tumbuh mengenal siapa anggota keluarganya, mengenal ini baik dan buruk, mengenal ini boleh dan tidak. Sangat konstruktivis sekali ya dunia ini. Lingkungan keluarga masih membawa aura baik bagi si anak hingga ia mulai bersosialisasi dengan tetangga, teman sekolah, dan teman-teman orang tuanya.

Tumbuh kembali mengenal ajaibnya dunia di setiap tempat yang ia temui. Belajar mengerti ini baik dan tidak, ini salah dan benar mulai tanpa bimbingan sepenuhnya dari orang tuanya. Belajar dan belajar menemukan.

Beruntunglah jika anak memiliki orang tua yang memberikan keleluasaan dan kepercayaan bahwa ia bisa memilih sendiri jalannya. Di lain pihak, akan tetap ada anak-anak yang berpendapat bahwa beruntunglah ia anak yang memperoleh bimbingan dan orang tuanya mampu memberikan sikap “melarang” atau “memperbolehkan” karena ia tidak akan merasa bingung untuk memantapkan pilihan.

Tidak ada yang salah dalam cara pola asuh yang diterapkan orang tua di keduanya. Artinya, orang tua sudah mengenal anaknya dengan baik. Orang tua sudah mengerti treatment apa yang harus diterapkan untuk menguatkan anaknya.

Bagitupula dengan anak, akan dibutuhkan pengertian dari anak untuk mengenal orang tuanya.
Meskipun sedikit memaksakan anak untuk mengenal orang dewasa, sedih.

Ya, dunia ini penuh manipulatif

Mari kenali segalanya lebih dekat, akan mengerti 🙂

Selamat menyambut Hari Anak Nasional, 23 Juli 2011. Berikan senyuman, pelukkan, hadiah kecil, suara manis kita pada Anak – Anak Indonesia 🙂 #Bangunperadabanlebihbaik

foto itu: Jepretan Hiu, si tante Redha.
Picture 32

Repost: Pupuk Khusus Usia Tengah

“Ah gpp trombosit turun asal bukan imannya yang turun” katanya

Tertohok. Begitu teramat santai saat seorang sahabat menasehatiku. Dilihat secara usia iya sudah pasti lebih senior dibanding saya. Point yang ingin saya sampaikan adalah pasang surut manusia sebagai umatNya.

“Ak sedang gak percaya…” Ujar saya
“Gw juga… Gw lagi gak percaya juga” jujurnya

Terdiam sejenak sambil memandangi perumahan di sepanjang Kebayoran Baru.
Bukan bermaksud kurang bersyukur, tapi kami sore itu sedang sama-sama sedang kurang bisa memaknai arti bersyukur. Untuknya, bekerja di perusahaan market leader jasa komunikasi sudah lebih dari cukup. Namun dirinya membutuhkan passion.

Sama. Pertemuan kami bertiga setelah 3 tahun berpisah menyatakan bahwa kami sudah ada di fase middle age. Yang mana saatnya untuk mantap lebih dan lebih dari langkah sebelumnya.

Ah, itu kan idealisme dan konstruksi manusia. Buktinya, kami bertiga masih dalam proses pertumbuhan. Tingkat pertumbuhan kami akan cepat dengan syarat diimbangi dengan pasokan pupuk yang cukup.

Kekurangan pupuk. Pupuk yang notabene dapat menyuburkan sedang tidak lagi berfungsi dengan baik.

Pupuk. Berpasangka baik itulah pupuk kami.
Nanti nanti ada waktunya untuk memanen.

Bagaimana dapat memanen apabila tidak menanam apalagi memberinya pupuk serta menyiramnya? 🙂

Semoga kita semua terlindungi dan selamat dari penurunan iman 🙂

#ampuniku ya Allah yang sering melupakanmu, Afgan-

*Si Bil, ini perjalanan Tante Ratih, Tante Daf, dan Om Izki saat reunian

Repost: Muridku Harus Merangkak!

Picture 30
foto itu: kegembiraan di sekolah darurat di pinggiran Ibu Kota
credit to: Daf – Ki – Kakak Cintya, Mei, 2011

Tulisan ini merupakan repost dari blog sebelumnya.
http://kuningorange.blogspot.com/2011/05/muridku-harus-merangkak.html

‘Muridku bukan untuk dikasihani, namun dikuatkan agar siap hadapi dunia’ my twitter

Bukan pagi biasa, berkaos merah dan menjajakan koran di lampu merah di bawah rel st. Tugu
Tumpukan koran ada di tangan mereka
“Hari ini libur, Buuuu bukan membolos” teriaknya
Woaw! rasanya wajahku masih tertutup dengan kain pelindung namun mereka bisa mengenali

Lampu merah kedua,
“Ngantor Bu Guru? Semangat ya orang aku juga semangat jualannya, mumpung masih pagi, rejeki biar endak ditotol ayam” ujarnya
Lagi-lagi hanya senyum yang harus kulempar bukan sinis tentunya

Ya, kerasnya jalan hidup yang mereka lalui bukan berarti mereka harus dikasihani.
Kuharap senyum yang kulempar dapat menguatkan mereka bahwa mereka pun bisa hadapi realita dunia ini.
Kuharap senyum yang kulempar dapat membantu mereka yakin bahwa pendidikan tetap menjadi cara memutus jalan hidup mereka kelak.

“Kalau pintar nanti jadi insinyur, bangun jalan dan memakai helm seperti pak Mandor ya, Bu. Nanti uangnya lebih banyak dari Bapak yang bisanya nyemen” harapnya

Harini ak menjadi rindu pada Ayah dan Ibu, hidup berkecukupan membuat diriku masih ada ditengah-tengah untuk bersiap menguatkan murid-muridku

Hitungan hari mendekati perpisahan dengan mereka, entah di kota mana pun, pasti kuyakin dapat membantu menguatkan anak – anak agar ia berani bermimpi, dan menghadapi ajaibnya dunia.

Kurindukan bocornya atap menemani murid kesayanganku, Febri, gadis mungil yang belajar mengenal dunia. “Bahasa Inggris bisa jadi uang, Bu nanti jadi guide di Malioboro atau Prambanan. Eh iya kan, Bu?”

Terima kasih Jokja,

foto itu: kegembiraan di sekolah darurat di pinggiran Ibu Kota
credit to: Daf – Ki – Kakak Cintya

Googling…. saving a money… dream come true!

Hi Bil,

Faktanya, apa yang terjadi hari ini adalah keberhasilan dalam mewujudkan impian. Sudah pasti itu semua membutuhkan waktu, usaha, kesabaran dan keteguhan fokus pada tujuan.

Well, ceritanya agar tante tidak boros. Start from May, 2015, akan mulai berpikir tentang rumah. Rumah mungil dengan design interior sesuai karakter penghuninya. Sudah bermimpi aja dulu, nanti kan otomatis universe menggerakkan pada datangnya rejeki, nabung lama-lama kejadian. hehehe Biarkan otak kita berani menyusun mind map agar membuahkan hasil di masa depan #otakkanan.

Picture 18
ruang para sahabat

Picture 15
ruang tamu

Picture 17

Picture 22
tempat selonjor, malas gerak

Picture 21

Picture 14
ruang kerja Mommy

Picture 25
suka meja dan susunan rak

Picture 24
semoga ada sisa tanah untuk ventilasi

Picture 26
toilet sudah pasti harus rapih

Picture 20
lazy day

Picture 12

Picture 8

Picture 16
kamar bocah

Picture 27
kPicture 23
kantong si bocah

Picture 19
menjamu sahabat

Picture 28

Berdoalah dengan sabar, karena dalam doa tetap ada suatu harapan kehidupan lebih baik.

#sharing
#giving
#thankful

*inspirasi mikir rumah: momentum lihat ruangan Buddy, p Deden, 2015.
**foto diambil dari internet, yang kelupaan save alamat websitenya. Credit to para designer interior ini.

Dietttttt!

Hi Bil,

menutup pekan ini dengan banyaakkk sekaliii bbm dan pesan dari para sahabattt bahwa tante diminta dieeet. huhuhu iya nih belum kembaliii normal.

Yuk doakan ya semoga segera pulih kembaliiii berat badannya. Manajemen stress dan lelah itu tidaklah mudah. huhuhu I wish you here, Anak Manis. Kita dapat bersepedaaa da yoga bersamaaa yaaa. Miss you.

Filosofi Motif Batik dan Hari Senin

kelas A_arif

Hi Bil,

Maafkan lama tidak menulis cerita untukmu, Anak Manis. Bulan Februari luar biasa me time, hehehe
Well, tante akan bercerita tentang motif batik, mengapa? karena ternyata sebagai orang jawa kita sudah seharusnya memahami budaya aseli. Pada tulisan sebelumnya tante telah bercerita bahwa tante bertemu seorang penggemar batik di Asosiasi Batik Sekar Jagad – Jawa Tengah. Pesan beliau, kita seharusnya memakai batik tulis dan memahami makna apa yang sedang kita pakai. Scara bok batik tulis tidaklah murah karena memang ada nilai karya sendiri.
Berbekal niat untuk menjalankan misi memakai batik/ kain nusantara, maka tante mulai sengaha memilih batik yang memiliki filosofi secara khusus. Mengingat keuangan belum sangat mampu maka terkadang tante mengkolaborasikan antara batik tulis dengan cap, asal bukan printing saja. Koleksi pertama tante kali ini: Wahyu Temurun yang menceritakan tentang filosofi wahyu/ anugrah yang sedang turun bagi mereka yang memakainya sehingga memberikan keberkahan bagi sekelilingnya. Mencintai batik ini menurun dari eyangkung dan eyangti rachman, beliau semua selalu menyampaikan “pilih batik sing mriyayeni” artinya memilih batik yang seperti priyayi (bukan harus mahal namun terlihat berkelas dan pantas memanusiakan sekelilingnya).

Baiklah semoga tante dapat menikmati hobi baru ini. Motif Batik Wahyu Temurun ini semoga dapat membawa energi positif untuk memulai hari Seniiiiiin 🙂

wahyu temurun

ini

Jogja diawal 2015

OJK_jogja
Kejutan dari Garuda Indonesia di up grade ke Bisnis Class

Hi Bil, saat ini tante ingin bercerita tentang Jogja diawal tahun 2015.
Alhamdulillah tante dapat kembali ke Jogja (padahal juga November baru dari Jogja)

Tante berangkat ke Jogja untuk menggantikan ibu Deputi Direktur yang harus stand by di kantor. Alhamdulillah.
Dalam forum internal kantor ini dikumpulkan secara nasional, thanks god tante dapat menyampaikan apa yang menjadi mandat dan amanah dari teman-teman di Departemen. Kebanyakan teman-teman berangkat H-1 di pagi hari, kalo tante?? HAHAHA kerja sampai sore baru dilanjut penerbangan ke Jogja malam. Iyeay! anak sabar yang kerja seharian memperoleh hadiah dari GA up grade ke kelas bisnis. HAHAHAH norak gpp. tempat duduk tante berada di belakang pak AGUS MARTO -Gubernur BI. Iyeay! ini kali kedua tante bertemu beliau, sebelumnya beliau hadir pada Seminar Internasional Keuangan Syariah di SBY.

Picture 18
Sesampai di Jogja, tante kaget dengan harga taksi yang mahal, mungkin ini efek kenaikan harga bbm. Alhamdulillah tante ditemani oleh tante irene, anak kos yang masih koas dengan perjanjian kami hanya bertemu di malam hari.

Padatnya jadwal membuat tante hanya dapat menikmati Jogja secara terbatas bersama Shaddy, konsultan AIPEG, kami menikmati Nana Mia Pizza di Moses dan berburu batik di Mirota Batik. Malam selanjutnya, tante makan malam bersama tante Titi dan Faira anaknya. Malam yang hangat ditengah hujan. Pagi harinya, Faira ingin berenang, dan tante pun hijrah ke rumah kentungan. Ieyeeeay! bertemu om Ami, tante Winda, dan pastinya bocahhhh Aruni dan Tomo. Alhamdulillah, kebersamaan yang sederhana.

Picture 12

Tidak lupa mampir soto Klebengan dan Gramedia serta bebek Slamet bersama om Ami dan tante Winda. Adek-adek yang hebat dan tekun. Hiks om AMi masih harus antri masuk koas di RS Sardjito karena ada universitas lain yang mengadakan koas disana… tante Winda sedang persiapan wisuda… Ibu Aruni sedang persiapan akreditasi jurusan.. Aruni sudah mulaiiii besarrr dan asikkk minta main bersama tante mulu daripada bobok siang, kami memasak “mi godhog”… dan Tomo bayi nan masih anteng.

img1422110001480

Gonna miss you keluarga kentungan!

Picture 6

Minggu pagi pukul 10.05 tante kembali ke Jakarta, sengaja lebih awal karena ingin istirahat lebih awal. Hiks belum sempat mencari tas rajut, tapi sudah nemu batik tulis serta designer baju, mbak Endar. Sudah cukup. Alhamdulillah.

Terima kasih Jogja 2015!

Picture 19
Ada Nagoya di Majalah GA euy

Negosiator RI Sektor Jasa Keuangan: jangan lelah mengejar ketertinggalan

OJK_kemlu
Ibu Menlu Retno Marsudi, Kemlu, Januari 2015 #alumni#HI#UGM

Hi Bil,

ALhamdulillah setelah resmi diangkat menjadi pegawai tetap, tante sudah harus melaksanakan amanah lebih berat. Hasil keputusan SDM, penempatan tante tetap di Manajemen Strategis I, which is dibawah pak Ketua OJK langsung dan apa yang departemen tante lakukan harus persetujuan dan melapor kepada beliau. It is not easy. Baru tiga minggu tante dibawah analis senior untuk perundingan bilateral dan regional.

Dalam bidang ini, tante harus banyak belajar bagaimana menyusun posisi RI di tingkat internasional baik regional dan bilateral. RI turut aktif dalam kerjasama internasional, salah satunya ASEAN. Oh Damn! ternyata banyak sekali forum internasional di tingkat ASEAN. Beruntung para senior memfokuskan pekerjaan dengan target-target apa yang harus dicapai. Senang dapat ikut menjadi bagian dalam peran Pasca Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025, fokus pada sektor perbankan dan jasa keuangan. Meskipun ada tugas tambahan: mendampingi lembaga internasional yang masuk ke OJK misal IFSB dan IDB (ini karena tante punya passion pada keuangan syariah, alhamdulillah).

Well, kini tante mulai dapat mapping pekerjaan: perundingan di ASEAN, Bilateral dan juga isu-isu yang harus segera di catch up. ALhamdulillah tante memiliki mentor informal dari KAGAMA terutama perbankan (pak Joko, pak Boyke, pak Deden, mbak Dian, mas Dedi, mbak Risa, pak Eko) mereka sangat helpfull dalam membimbing tante belajar.
Picture 5

TIDAK SELALU MENJADI PEMAIN BARU. Oke sip masih 3 minggu sejak diangkat namun bukan berarti label anak baru akan tetap selalu melekat. KERJA TENANG. PELAJARI secara mandiri. KONSULTASI kepada senior. Intinya, jangan lelah mengejar ketertinggalan. Masih teringat kenangan dengan eyangti Bil saat tante kelas tiga SD, belum bisa bahasa inggris, pelan-pelan mari dikejar. Sebelum rapat di kementrian lain, dibaca dulu bahannya. Sebelum rapat internal dengan direktorat lain, dibaca dulu bahannya, ditanyakan kepada senior mumpung ada kesempatan bertemu. Bismillah.
ojk4

Ya Allah, lindungi kami dalam perjalanan menuju dan dari kantor untuk bekerja. Bismillah.

ojk1

Tes OJK: Penutupan Program Pendidikan Calon Staf OJK 1

OJK

Hi Bil,

Alhamdulillah program pendidikan calon staf OJK telah berakhir. Tante dan teman-teman satu angkatan beserta orang tua masing-masing berkumpul dalam acara seremonial.
Eyangkungti datang ke Bintaro lebih awal, kami menghabiskan waktu weekend bersama di rumah Bil. Kita kemariiin sudah Skype juga yaaa, anak manis.
Saat hari H, heu hujan di pagi hari membuat tante merubah rencana atas saran eyangkung: batal naik krl dan semoga perjalanan tidak macet. Kami tiba di gedung Danapala, Kompleks Kemenkeu lebih awal. Iyeay! masih sepi sehingga dapat berfoto dengan leluasa.

_MG_3371

BERTEMU ORANG TUA SAHABAT itu menyenangkan

Pada kesempatan ini tante bersyukur dapat bertemu orang tua dan keluarga para sahabat. Semua bergembira. Semua penuh senyum saat berkenalan. Semua orang tua pun saling berkenalan dan berbagi cerita singkat. Well, eyangkungti pun bertemu teman-teman jaman muda. HAHAHAHAHA REUNIAN.

Panitia dari tim Pengembangan SDM memutarkan video berisi aktivitas kami sepanjang program PCS. Heuuuu terharu dan bangga serta lega telah menyelesaikannya.

Selanjutnya, pak MDH memberikan pidato tentang ucapan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaannya pada OJK, selamat dan nasehat kepada kami agar tetap menjaga integritas dan semangat kerja. Benar-benar suasana yang sangat mencair.

KEJUTAN DARI DEPUTI KOMISIONER MS I (atasan)

Foto paling kocak diambil. Ditengah-tengah semua hadirin yang sudah siap menanti pak MDH, tiba2 pak Deputi Komisioner MS 1 yang duduk dibarisan satu menengok belakang “Itu anak saya!” kepada beberapa DepKom lainnya, beliau beranjak ke barisan ketiga, ngajak salaman, “ratih, ayok foto!” dengan kaget sekarang pak??? kita menghadap hadirin?? IYA, Ayok anak saya, bapak2 jangan iri ya. -______- *credit untuk Nurul Anisa Putri tanggap dan sabar motret di depan banyak orang hahaha. Matur suwun mas Hangga Ady mentoooor selama meraih mimpi setahun laluu. hari ini PANEN! semoga berkah…[status sosmed tante, 13 Januari 2015]

pjk1

AWAL DIMULAINYA PERJALANAN

Well, ini awal permulaan meniti karir dan memberikan kontribusi untuk bangsa.
Telah diikat oleh OJK dalam pakta integritas dalam upacara ini. Artinya, bersiap untuk memberikan kontribusi dan kinerja terbaik bagi organisasi.

BISMILLAH. Semoga berkah bagi tante dan keluarga.

Terima kasih Allah, Ayah Ibuk, kakak-kakakku, teman-teman angkatan 1 OJK, supervisors dan teman-teman semua!
Picture 1