Rumah Kentungan: Stop to Jump in

Hi Bil,

Dengan senang hati!

Home sweet home, 

Kala hening, kala ramai

Kala susah, kala senang

Semua kita lakukan dengan senang hati

Ada kala kita perlu berhenti sejenak untuk melompat! 

Ada kala kita perlu siapkan satu kantong khusus untuk dirimu, kala kantong lain sudah penuh terisi 

Rumah Kentungan, pemberi ruang istirahat sejenak untuk kemudian maju ke depan

Rumah Kentungan, pemberi ruang kerinduan atas nama canda tawa dan susah senang

Disini, kami akan selalu pulang, istirahat untuk membawa semangat PAGI!

Mengapa? karena JENDELA di KAMAR TENGAH menanti, SUMUR dan TANAMAN menanti untuk disiram, DAPUR menanti orang datang membuat sarapan, dan KAMAR MANDI Belakang tempat oke untuk mencari inspirasi, KASUR Kamar Tengah tempat nyaman untuk rebahan, RUANG Tengah tempat kami menghabiskan malam.

Rumah penuh energi. SEMANGAT SAMBUT PAGI!!

Teruntuk Keluarga Kentungan di Singapura, Quesland, Pontianak, Jakarta, Solo dan tentunya si Bungsu di Kentungan, jaga kesehatan selalu! Bismillah.

 

Advertisements

Andaikan Kau Datang

Hi Bil,

Do you know the meaning of “I wish…..” 

Apakah kamu tahu arti dari kata “Andai….” 

Let’s find it from an Indonesian legend song: Andaikan kau datang kembali/ Jawaban apa yang kan ku beriAdakah cara yang kau temui/ Untuk kita kembali lagi/ Bersinarlah bulan purnama/ Seindah serta tulus cintanyaBersinarlah terus sampai nanti/ 

Terlalu indah dilupakanTerlalu sedih dikenangkanSetelah aku jauh berjalanDan kau ku tinggalkan
Betapa hatiku bersedih/ Mengenang kasih dan sayangmuSetulus pesanmu kepadaku Engkau kan menunggu/ 
Andaikan kau datang kembali/ Jawaban apa yang kan ku beriAdakah cara yang kau temui/ Untuk kita kembali lagi
Bersinarlah bulan purnama/ Seindah serta tulus cintanyaBersinarlah terus sampai nanti/ 

Screen Shot 2017-07-17 at 8.17.07 PM

-Sholat jenazah di Masjid Al Hikmah, Wologito, Semarang: karena hidup saling tolong-menolong. Ar Rahman, Ar Rahim. Rahmatan Lil Alamin. 

Screen Shot 2017-07-17 at 8.17.25 PM

 

الذين اذا اصابتهم مصيبة قالوا انا لله وانا اليه راجعون

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: 
“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)

 

Belajar dari Jason Bourne

Hi Bil,

Menonton film, yang berkualitas tentunya, sangat menyenangkan, sama halnya membaca buku, melalui film banyak kita pun dapat melihat dunia, selain merasa terhibur dan rileks. Saat kami kecil, tidak jarang MacGyver, James Bon 007, Jurrasic Park, Anak Seribu Pulau, Sailor Moon, Conan, Doraemon, Keluarga Cemara, Remi, Rindu-Rindu Aisawa, Oshin, Si Doel, dll. Oh dear, kami harus berterima kasih atas tontonan yang bagus kala itu.

Semalam TV Kabel menayangkan kembali Jason Bourne film. Setting di London pun mengingatkan padamu disana. How lucky you are, Bil!

Jason Bourne is again being hunted by the CIA. It begins when Nicky Parson a former CIA operative who helped Bourne, who went under and now works with a man who’s a whistle blower and is out to expose the CIA’s black ops. Nicky hacks into the CIA and downloads everything on all their Black Ops, including Treadstone which Bourne was a part of. And Heather Lee, a CIA agent, discovers the hack and brings it to the attention of CIA Director Dewey, the man behind the Black Ops. He orders Parsons be found and, hopefully, Bourne, too. (source: http://www.imdb.com/title/tt4196776/

Dalam film Bourne ini, tokoh utama menyusun banyak strategi strategis yang tidak diduga, pace bekerjanya dinamis dan cepat, dan rasa ingin tahu tentang sejarahnya sangat besar serta cinta tanah airnya melekat hanya saja di akhir cerita ia perlu mempertimbangkan kembali untuk bekerja pada Negerinya.  Tidakkah kamu tahu, Bil bahwa rasa percaya diri si tokoh utama memperlihatkan bahwa knowledge yang kita miliki akan mengalahkan orang lain, itulah yang membuatnya percaya diri dalam menyusun strategi dan melakukan hal tepat.

setiap orang di CIA menjalankan perannya dengan baik, sudah pasti ya. Hanya saja, bisa membayangkan apabila setiap pekerjaan kita secara profesional, sungguh akan terasa sangat efisien dan seimbangnya hidup. Saling menyadari sungguh-sungguh apa yang seharusnya diberikan untuk Republik ini, mana yang hak dan tidak, mana yang pantas atau tidak. Terlihat idealnya pegawai di lembaga negara sebesar CIA.

Namun tetap saja ada pihak-pihak yang kurang menerapkan ilmunya, memiliki kepentingan pribadi, enggan bekerjasama, pace bekerja yang kurang sehingga jauh dari gaji jumbo yang diterima. Ah, sudahlah Bil tetaplah fokus dalam melakukan apa yang didepan mata., dekatlah dengan ilmu agar hatimu tenang. Cintai keilmuan dan profesi, dekatlah dengan ilmu.

Tentunya menyadari bahwa ‘bersungguh-sungguh dalam segala sesuatu yang kita kerjakan’, meski dalam hati terkadang merasa bukan ini yang dimau, dicari dan dirasakan, namun melepas rasa ego adalah solusinya untuk tetap bertahan dan ingat Allah dan Republik ini.

Dengan ingat Allah tentunya kita ingat menerapkan Rukun Iman dan Islam, menerapkan isi Al Qur’an sebagai pedoman hidup kita. Menyayangi sesama, mengamalkan ilmu, dsb

Dengan ingat Republik Indonesia ini, tentunya kita ingat bagaimana kita punya status sebagai Warga dari sebuah Bangsa yang Besar. Selanjutnya janji kemerdekaan, entah bagaimana bila kita masih tinggal di negara yang tidak merdeka atau failed state?

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Doakan semoga salinan naskah Risalah Rapat Hasil Sidang BPUPKI bisa segara kita miliki dan baca detail yaaa…

11895053_10153653256223474_1973061740316361231_o-Bapak Ibu Dubes RI untuk London bersama Kakak Bil dkk, 17 Agustus 2015

 

-Kakak Bil bersama kawan-kawan mengisi Agustus an di KBRI London, 2015

Salam Rindu,

Kantor OJK gedung Soemitro Djojohadikusumo, 2017

Ilir-Ilir: Obat Hati

Hi Bil,

Do you know, when Grandpa stayed at hospital. He asked to play ‘Opick Song‘. I choosed this one, Tombo Ati, I was very happy because He still belief in God. And my last communication with him via WA Call from Seoul: Surah ke‎: ‎112 Al Ikhlas and Al Fatehah as our belief.

That’s why ‘Religion’ is very important in our life. Ups and Downs your life just because God blessing YOU, not only your Efforts. 

tombo ati iku limo perkarane
kaping pisan moco Qur’an lan maknane
kaping pindo sholat wengi lakonono
kaping telu wong kang sholeh kumpulono
kaping papat kudu weteng ingkang luwe
kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
salah sawijine sopo biso ngelakoni
mugi-mugi Gusti Allah njembatani
obat hati ada lima perkaranya
yg pertama, baca Qur’an dan maknanya
yang kedua, sholat malam dirikanlah
yg ketiga, berkumpullah dengan orang sholeh
yg keempat, perbanyaklah berpuasa
yg kelima, dzikir malam perpanjanglah
salah satunya siapa bisa menjalani
moga-moga Gusti Allah mencukupi

Bismillah selalu Bil 🙂

Screen Shot 2017-07-08 at 10.37.02 PM

Our new destiny: After Dad Passed Away

Hi Bil,

Good afternoon everyone! Long time no see since I have to handle domestic routine: taking care my Mom on the weekend in outside Jakarta and back to Jakarta on Monday Morning, working, packing and moving from Bil’s home, etc

It is not easy, feel so tired yes, feel so happy also

Do you know, I just realised that sometimes people have not ready yet to change their routine/ habit. We need to adapt, reconcile with a new condition, and implement to our routine, we need to accept it as our new destiny, as a new life, as a new habit. Ought! it is a new normal era.

As I remember you Bil, you are an extra extrovert person, different with me. So, I believe that you can adapt changes and face it. Just let it your tears a second then, Keep moving forward.

Do you know Bil, your Grandpa loves you so much and Willy also.  How lucky you are that only you who could met him and played with him. In the hospital, October 2016, He asked me to print out your photo and hang it. I got it from your daddy. Every nurse and doctor asked who is this? Cucu -grandchild in London with me. Everyone gave a positive spirit to him. Again, how lucky you are, beloved grandchild.