Kembali ke Cirebon

Hi Bil,

Ingatkah tentang cerita menikmati Kota Cirebon tahun 2014? https://ratihsurachman.com/2014/10/19/tentang-kota-cirebon-oktober-2014/

Ternyata alhamdulillah kembali lagi bersama dengan Tim kantor di tahun 2017 ini (pak Direktur bu Depdir dan semua staf ikut), yuk intip itinerarynya, kali ini kami naik kereta esksekutif Pp (berangkat Argo Muria jam 7 pagi, pulang sore pukul 18)

Berikut itinerary kunjungan ke Cirebon beberapa waktu lalu
1. Makan pagi nasi jamblang Bu Nur ✅
2. Keraton kesepuhan
3. Gua Sunyaragi✅
4. Kerajinan kerang✅
5. Batik Trusmi✅
WhatsApp Image 2017-11-27 at 14.54.09
Pembatik di Kampung Trusmi, 2017

6. Makan siang empal gentong H. Apud ✅
7. Toko oleh oleh Pangestu✅
8. Es Kopyor 4848✅
9. Kembali ke stasiun✅

Jesss jesss! duduk-makan-duduk lagi… hehehe sekali2 gpp menemani Rekan-rekan yang belum pernah kunjungi Cirebon, tokh suasana yang berbeda kan. Tetap seru!!!

Advertisements

Iseng itu bernama Daftar Impian

Hi Bil,

Sore ini rasa kantuk datang, intermezo kali ini adalah meliat-lihat tempat menarik dan belum pernah dikunjungi. Beruntung punya eyangkung Rahman yang sering ajak jalan-jalan kunjungi beberapa tempat di Pulau Jawa. Terkesan sederhana, namun menjadi tahu sejarah Bangsa Indonesia terutama di Pulau Jawa.

Yups, tidak ada salahnya seperti biasa kita melakukan visualisasi impian. Tokh beberapa hasil visualisasi itu sudah terwujud. Alhamdulillah.

Harapannya, dengan sudah punya daftar iseng impian, maka dapat hidup lebih hemat dan gemar menabung.

1. Roadtrip United of Kingdom
Tiada membosankan untuk selalu kembali ke Tanah Elizabeth ini. Meski Big Ben sedang istirahat, bukan berarti kita istirahat dalam menjalani waktu. Yuk Bil belajar yang baik agar kelak kita sama-sama kembali ke Tanah Elizabeth untuk sekolah atau paling tidak mengunjungimu, Bil dan Adek.
Adek lahir di sana, semoga kelak bisa menemani kalian yaaa.

2. Kembali ke Tanah Haram
Bismillah insyallah kita dapat kembali ke Tanah Haram bertemu baginda Rasullullah.

3. Pulau Samosir
Subhanallah. harus berkunjung dalam waktu dekat.
Cuma, katanya sih efforts. Jadi, yuk cocokan dengan jadwal tante Mega asal Samosir. Cocok!
http://www.michellefranclee.com/traveling-samosir-island-lake-toba/


4. Banyuwangi

Kota ini menarik melihat perkembangannya yang pesat sebagai sebuah Kabupaten dan good governance di era saat ini. Terlebih lagi, disana terdapat pabrik gula putra anak negeri ‘Glunmore’. Wisata alam yang menarik, Baluran. Alamak liatnya kayak lagi di Afrika.

5. Sailing Komodo
Pingin memiliki pengalaman bertualang mendekat ke alam. Sayangnya, pasti gosong. Haha! Sudah sejak 10 tahun lalu tante Redha bercerita tentang tempat ini, lagi-lagi banyak pertimbangan hingga belum kesana. Sepertinya menarik!
Komodo-Island-Travel-Kelor-Island

6. New Zealand
Terinspirasi dari cerita Tante Ika yang sedang dinas di KBRI Auckland.
Wanna die liat indahnya pulau ini, belum lagi tante Redha dan Om Ivan honey moon kesana, tambah lagi Om Ode dan istri pernah kesana dan cerita banyak sekali. Hiks sayangnya, kesini mahal sekaliii, jadi kapan2 suatu hari kelak. Kata tante Ika, kesini semacam ke Pasifik, yaiyalah ya.
https://www.newzealand.com/ie/


7. Turki

Wisata Rohani yang belum pernah dikunjungi, Blue Mosque. Bonus dapat Cappodacia, semacam imajinasi masa kecil. Ingat lagu Sherina, Balon Udara!! haha.
http://www.tourketurki.com/cappadocia-turki-menikmati-mistis-kota-batu-kuno-dengan-balon-udara/


8. Switzerland

Sering sekali mendengar kata Basel, Zurich, Bern…. Switzerland. Salju abadi yang indah untuk dilihat. Hmmm. oh tidak terasa segera ingin kesana. Aamiin menyusul Ayahmu yang sudah duluan pernah kesana yaa… dan Om Aad sekeluarga yang sedang berdinas di KBRI Bern. Kabarnya, bos lama, Ketua DK OJK akan menjadi Dubes disana. Yuk visualisasi duluan!
115

9. Luksemburg dan Brusel
Kawasan yang merupakan hub perekonomian ini, menarik untuk dikunjungi.
kartu pos ini datang dari Om Khoi yang sedang melakukan perjalanan di masa sekolahya.
index
Belgia adalah sebuah negara dengan dua kelompok etnik bahasa, yakni wilayah Flanders – berbahasa Belanda dan wilayah Walonia – berbahasa Prancis. Belgia menganut sistem ekonomi pasar bebas.

Semoga Allah mengabulkan yaaa,

Kompetisi dalam hal Kebaikan

WhatsApp Image 2017-11-17 at 20.54.52

Hi Bil,

Pernahkah engkau ingat bagaimana cara Ayah Bunda Tante menyemangatimu dalam belajar? Dalam memotivasimu dalam segala hal?
iya, pasti bisa
iya, pasti bisa nanti lebih baik
iya, pasti bisa menyelesaikan hingga tuntas

KARENA pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang tuntas.
Belajar yang baik adalah belajar yang tuntas.
Apa yang didepan mata harus dikerjakan, tuntaskanlah.

APa itu kompetisi? melakukan apa yang didepan mata dengan tuntas, bedanya menang dapat hadiah dan bahagia berlipat. Kalah? kita sudah melakukan hal KEREN yaitu menuntaskan tugas di depan mata kita.

So, tuntaskanlah. Berkompetisilah dalam hal kebaikan.
Screen Shot 2017-11-18 at 7.14.02 PM

Bismillah.

Welcome Back: Menyortir Isi Rumah

Hi Bil,
Setelah bertahun-tahun, Welcome Home!

dan aku kembali menatap mentari yang berseri
yang berseri
aku kembali
tersenyum, menari, dan bernyanyi
karna ku tau, ku tak sendiri
cintamu selalu bersemi
hadirmu selalu disini
kasihmu selalu dihati

Alhamdulillah.
Saatnya merapihkan rumah baru dengan semangat baru. Tidaklah mudah, namun harus dilakukan. Terutama apabila memiliki rumah mungil ini.

Mengikhlaskan. Berdamai dengan masa lalu.

Tidak jarang suatu benda memiliki cerita masing-masing, apabila bagi kita yang tidak mudah untuk membeli barang-barang (baca: perlu berikir dua kali dalam berbelanja/mengatur keuangan. Apadaya, harus dilakukan.

Bila memang ada barang yang menurut kita tidak lagi up to date, kita bisa menyumbangkannya. Tentunya ingat pastikan barang tersebut masih layak pakai. Kita juga harus menyortir isi lemari pakaian, lemari penyimpanan kebutuhan pokok, serta lemari peralatan makan, singkirkan jika barang tersebut sudah kita anggap kuno dan tak mungkin dipakai lagi.

Huha! setelah membantu menyortir rumahmu, kini pekan ini harus menyortir untuk barang-barang tante sendiri. AAAaaa tidak bismillah semangatt demi hidup lebih sederhana.

Monita Tahalea – Tak Sendiri – YouTube

tak sendiri – monita tahalea

Sila Pilih ya..Garage Sale : Buku Second, tas, dompet

Hai Bil,

Sore ini tante akan memposting barang-barang yang sudah tidak terpakai.

Sengaja di Garage Sale karena jumlahnya tidak banyak sehingga kurang adil bila via Panti yatim sektor 3. Tujuannya: mengurangi barang di rumah mungil ini. 

Yuk Yuk silakan. Minat bisa komen atau email ke ratihdata@gmail.comimg1452929154488

Semoga berkah!

Sejarah Indonesia: Cerita Jalan Cikini

Hi Bil,

Pekan lalu, tante sengaja menikmati siang di sebuah kafe nuansa vintage di Jalan Cikini Raya. Terinspirasi keunikan bangunan lamanya, tante pun ingin berbagi cerita padamu, Anak Manis.

Sejarah Indonesia tentang Cikini:

Melewati jalanan Cikini mengingatkanku pada cerita sejarah tentang kebijakan publik Gubernur DKI Jakarta, pak Ali Sadikin. Beliau berpikir bahwa Jakarta perlu membangun pusat kesenian sebagai tempat para seniman yang terusir dari Pasar Senen. Kini dikenal dengan nama Taman Ismail Marzuki. Selain itu, mempertimbangkan perkembangan kota Jakarta maka beliau memindahkan penangkaran satwa Cikini ke daerah pinggiran Jakarta, kini berada di daerah Ragunan.

Pernah melewati Cikini?

Sempatkanlah mampir mengunjungi Museum Joang 45 (disini dulu menjadi lokasi tes kesehatan OJK loh -eniwei) dan Toko Roti Tan Ek Tjoan (semacam roti manis), serta mengirim kartu pos di Kantor Pos Cikini,  bangunan kuno yang tetap terawat. Atau sedikit menjauh dari Jalan Raya Cikini, bisa mencoba menikmati kios-kios antik Jalan Surabaya.

Bila kebetulan melewati di pagi hari, Bubur Ayam H. Slamet pun sangat patut dicoba dan bila berada di Cikini di siang hari, bisa mencoba masakan ikan di TIM atau Sate Margaria di Bioskop Metropole. Di malam hari, bisa mencoba ngopi di Kedai Tjikini atau makan masakan Vietnam?

Eits, terkadang tante juga mencoba peruntungan memperbaiki sepatu/ tas yang rusak di Laba-Laba Cikini loh.

Yuk! ke Cikini, Bil 🙂