Tentang Kota Surabaya dan Malang 2014

20140418_130759

Hi Bil,

Surabaya! Terlintas icon Buaya dan apa ya itu ikan kaliya…. yang ada didepan Kebun Binatang Wonokromo, Surabaya.
Surabaya, kota dimana memiliki cerita singkat di masa kecil tante, well karena eyangti melanjutkan pendidikan S2 di IKIP Surabaya. Praktis, kami hanya dapat bertemu dua minggu sekali, itu terjadi pada saat tante dan ayahmu Sekolah Dasar. Dari kondisi inilah kami hidup dalam serba kemandirian, tidak seperti teman-teman lainnya, dituntut mandiri. Belakangan tante mengutip “dituntut dewasa”.

Surabaya! mengingatkan tante dimana tante dan eyangti menikmati Kebun Binatang Wonokromo dengan koleksinya yang bagus-bagus (jaman 1996an). Kami menyusuri jalan Ketintang dengan becak. Berkenalan dengan mbak kos, dan saat itulah tante paham apa itu rumah kos.

Surabaya! bus patas Semarang-Surabaya mengantarkan eyangti menunju kota Surabaya untuk mengenyam pendidikan guna memperkaya ilmu. Tante bersama eyangkung selalu mengantarkan eyangti ke terminal Terboyo, dan sepulang darisana, sengaja tante dibelikan majalah Bobo dan susu bendera, belakangan tante tahu ini cara orang dewasa memanipulasi keadaan.

Surabaya kota yang penuh kenangan dimasa kecil, namanya tidak asing ditelinga tante. Dan akhirya tante kembali ke Surabaya di tahun 2014 (meski sebelumnya menuju Surabaya untuk tazabur alam ke Bromp, Malang, Surabaya sekitarnya).

-PCS OJK On the Job Training 2014-

Dimasa OJT ini tante menikmati Surabaya lebih banyak di kantor BI Tugu Pahlawan, baru selepas Magrib dapat berwisata kuliner.
Kuliner di Surabaya memiliki kekhasaan, terutama sambel dan bumbu bebeknya. Bebek Tugu Pahlawan adalah favorit selepas kerja, makan dipinggir jalan kalo di Surabaya itu amaaaaaan. Hahahah

Surabaya di tahun 2014 lebih sangat bersihhhh dan asri karena Ibu Walikotanya juawara kelas, ibu Risma!
Meskipun terkena macettt yang lumayan parah, tetap betah di mobil/ taksi karena kiri-kanan banyak tanaman. Oia taksi di Surabaya teh mahaaal….dan jarang. So, andalan tante adalah menelpon taksi sebelum bepergian. Hiks.

Bulan November 2014, tante kembali ke Surabaya. Inilah the Secret Theory! Masih ingat saat berada didalam bis semasa Tazabur alam, yaitu memandang Hotel J.W. Marriott dengan seksama “Oh itu tho JW Marriott Surabaya”, ups, sekarang tante sempat stay disana untuk kegiatan seminar ini.

Picture 3

Sayangnya, Surabaya belum siap untuk kegiatan Seminar Internasional. Hiks, terasa banyak batasan baik penyediaan kamar sekelas Presiden IDB etc sangat terbatas, belum lagi kegiatan bersama dengan BI punya acara.

Apapun itu, Surabaya tetap punya cerita. Bandara Djuanda Terminal 2 pun masih bagus, dan belum kemriyek banyak orang. Beli oleh-oleh di Nggentenng pun masih semangat karena ada almond crispy nya dan keripik singkong “Lumba-Lumba”.

Sayangnya di bulan November ini tante belum kesempatan kembali ke Malang. Rindu sekali dengan teman-teman di UNIBRAW, semoga kelak ada kesempatan mengisi kelas di HI – UNIBRAW. heheheh
Menikmati Secret Zoo bersama si Bil seru kaliya dan kebayang juga bersama si Bil remaja duduk di kafe saling mendengar cerita si Bil. heheh miss you, Bil.

Bicara tentang Malang, huwaa trauma sangat dengan pulau Sempu. hehehe medan yang berat disaat hujan, lumpur dimana-mana, menantang maut. Dan ada satu janji yang belum terpenuhi, yaitu undangan untuk meliput pantai di Malang bagian Selatan.

Well, semoga bisa kembali ke Malang dan Surabaya kelak. Liburan bersama si Bil yaaaa, insyallah.

Advertisements

DREAM & YOUR FRIENDS

Tidak jarang kita mengabaikan penilaian orang lain (mereka yang terdekat) padahal jutsru mereka adalah penilai terbaik kita. Apa yang kita senangi, kapan mata kita terlihat hidup, karena apa kita menjadi bersemangat, bagaimana kita menjadi penuh terisi energi lagi, oleh siapa wajah kita akan kita berseri-seri…  jawabnya: merekah yang terdekat yang memahami kalian.

Beruntung, saya memiliki kakak yang memberikan fleksibilitas dalam bergaul bersama teman-temannya. Dari merekalah saya banyak belajar, mendapat nasehat dan menikmati waktu bersama-sama serta memahami apa itu Passion. Dan mereka, saya belajar bahwa silaturahmi, rasa peduli, perhatian pada hal yang disenangi/ tidak, senantiasa harus terjaga sepanjang waktu. Berikut cuplikan obrolan saya dengan teman-teman kakak, KAGAMA AKT 2002, tentang kesukaan dan pola pemikiran sahabatnya. Topik yang sedang diobrolkan: menemukan konsistensi topik dalam link website nofieiman.com yang kemudian mengarah pada DREAM PUNYA BUKU.

Image

dari cuplikan diatas terlihat bahwa saling memahami apa kesenangan ibrahimfatwa, masipang dan masnofie.

There is sometimes a bit of confusion in regards to a passage in my book The Alchemist: “When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”

Obrolan tersebut mengingatkan saya pada komentar teman-teman saya: apa yang ada dipikiran kalian saat mengingat nama RATIH??? Jawabnya: INDONESIA, Development, KIDS, Jalan-jalan, Dapur, HI, LSM, Fotografi, Tulisan. See! jika jawaban teman-teman telah sama dengan DREAM atau Passion kalian, artinya kalian still on track. Jika tidak? please, re-thinking apa saja yang menjadi fokus kalian dalam menjalani hari-hari. Time flies so fast. Berproduktivitaslah dengan senang maka biarkanlah orang lain sekitar yang merasakan feel-nya… Good luck!

lu kan suka yang gitu-gitu, Tih…. kerjaan itu udah lu banget deh… INDONESIA banget -Izki Aldrin, ITB TI 2005, said

Aku jadi berpikir mengapa kamu tidak serius menulis untuk membuat suatu buku, Cil? -Zaki Haikal, KAGAMA IR 2005 said

Mata lu hidup kalo ketemu anak-anak… dongeng lu ajaib bikin mata anak tekun menyimak -everyone

Mbak Ratih mengolah makanan ajaa…. -Sheila, PCS OJK