Tes OJK: Penutupan Program Pendidikan Calon Staf OJK 1

OJK

Hi Bil,

Alhamdulillah program pendidikan calon staf OJK telah berakhir. Tante dan teman-teman satu angkatan beserta orang tua masing-masing berkumpul dalam acara seremonial.
Eyangkungti datang ke Bintaro lebih awal, kami menghabiskan waktu weekend bersama di rumah Bil. Kita kemariiin sudah Skype juga yaaa, anak manis.
Saat hari H, heu hujan di pagi hari membuat tante merubah rencana atas saran eyangkung: batal naik krl dan semoga perjalanan tidak macet. Kami tiba di gedung Danapala, Kompleks Kemenkeu lebih awal. Iyeay! masih sepi sehingga dapat berfoto dengan leluasa.

_MG_3371

BERTEMU ORANG TUA SAHABAT itu menyenangkan

Pada kesempatan ini tante bersyukur dapat bertemu orang tua dan keluarga para sahabat. Semua bergembira. Semua penuh senyum saat berkenalan. Semua orang tua pun saling berkenalan dan berbagi cerita singkat. Well, eyangkungti pun bertemu teman-teman jaman muda. HAHAHAHAHA REUNIAN.

Panitia dari tim Pengembangan SDM memutarkan video berisi aktivitas kami sepanjang program PCS. Heuuuu terharu dan bangga serta lega telah menyelesaikannya.

Selanjutnya, pak MDH memberikan pidato tentang ucapan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaannya pada OJK, selamat dan nasehat kepada kami agar tetap menjaga integritas dan semangat kerja. Benar-benar suasana yang sangat mencair.

KEJUTAN DARI DEPUTI KOMISIONER MS I (atasan)

Foto paling kocak diambil. Ditengah-tengah semua hadirin yang sudah siap menanti pak MDH, tiba2 pak Deputi Komisioner MS 1 yang duduk dibarisan satu menengok belakang “Itu anak saya!” kepada beberapa DepKom lainnya, beliau beranjak ke barisan ketiga, ngajak salaman, “ratih, ayok foto!” dengan kaget sekarang pak??? kita menghadap hadirin?? IYA, Ayok anak saya, bapak2 jangan iri ya. -______- *credit untuk Nurul Anisa Putri tanggap dan sabar motret di depan banyak orang hahaha. Matur suwun mas Hangga Ady mentoooor selama meraih mimpi setahun laluu. hari ini PANEN! semoga berkah…[status sosmed tante, 13 Januari 2015]

pjk1

AWAL DIMULAINYA PERJALANAN

Well, ini awal permulaan meniti karir dan memberikan kontribusi untuk bangsa.
Telah diikat oleh OJK dalam pakta integritas dalam upacara ini. Artinya, bersiap untuk memberikan kontribusi dan kinerja terbaik bagi organisasi.

BISMILLAH. Semoga berkah bagi tante dan keluarga.

Terima kasih Allah, Ayah Ibuk, kakak-kakakku, teman-teman angkatan 1 OJK, supervisors dan teman-teman semua!
Picture 1

Tes Masuk OJK: OJT Kelompok PCS I OJK 2014

Ahe! Tahap selanjutnya setelah Klasikal adalah on the job training Kelompok. Dimasa ojt kelompok ini, akan ditugaskan kedalam satuan kerja setiap minggunya. Pikiran kita lebih akan mengacau memikirkan hal-hal yang pelik namun just do it. Saat saya menuliskan tulisan ini, alhamdulillah sudah ditahap akhir satker DPKU, iyeay! minggu depan saatnya untuk move on dari ojt kelompok. Tujuan ojt kelompok ini adalah mengkroscek ilmu yang telah didapat selama Klasikal dan fakta di lapangan. Berikut pengalaman ojt di satker kelompok saya, A3:

1. Kantor Regional OJK 3 yang berlokasi di Surabaya: disini kami belajar makna integrated supervision OJK. Alhamdulillah, kami memiliki pembimbing yang baik Ibu Esti dan Pak Rino. SDM KR OJK merupakan pegawai Bank Indonesia yang sedang ditugaskan ke OJK, mereka semua adalah pengawas perbankan. Dari KR OJK, saya belajar bagaimana berpikir secara runut dalam institusi regulator. Semangat integritas pegawai penugasan BI ini sangat luar biasa, layak dicontoh. Open minded people dan runut. Di KR OJK, saya menyempatkan sharing dengan rekanan kakak di BI bidang moneter dan LO. Kesempatan ini mempertemukan saya dengan Pak Djoko, beliau pernah ditugaskan di BI, PPATK dan APRA Australia. Di kelas bersama pak Djoko saya banyak belajar mengenai filosofi pembentukan suatu Lembaga Negara. Semoga dilain kesempatan bertemu beliau, topiknya: kerjama internasional. Tinggal di Surabaya cukup menarik, tata kota yang terjaga keindahannya (walikotanya Bu Risma), belum lagi kuliner Bebek yang super lezat dimana saja (bebek lover mode on) dan akses menikmati kota di luar Surabaya. Saya senang menikmati Kota Malang: alun-alun Kota Malang baik ketannya, susu segar pagi; udara sejuk daerah Batu Malang; nongkrong asik di kafe sambil bernostalgia bersama teman-teman HI UGM (KAGAMA is everywhere yaaa); dan menikmati pemandangan outdoor di Malang (a.k.a SEMPU) -hadaaah itu pantai sungguh kurang worth it untuk saya kesana lagi mengingat medan yang berat (berlumpur -hujan dan kurang safety, mungkin pastikan cuaca baik yah kalo kesana); kuliner di Malang itu nikmat! faktanya, perlu agenda extend semalam di Malang.

2. Direktorat Pengawasan Bank Syariah (DPBS): AHA! hello Thamrin, back to real city. Udara sejuk Jakarta sebelum pukul 06:00 itu lumanyan bisa diandalkan… pagi ini ojt di komplek Bank Indonesia di gedung A. Selama ojt di DPBS ini, kami menggali lebih dalam mengenai pengawasan perbankan syariah di Indonesia. Hari ini saya merasa: OMG saya masuk ke dalam sistem negara ini. Well, pengawasan PBS yang berbeda dari bank konvensional sangat menarik. Ditambah pula kultur yang Islami, Asslamu’alaikum, damai banget euy bersama orang-orang PBS ini. Disini saya bertemu pak Erwin, kawan angkatan kakak yang amazing laaah. Alhamdulillah kami landing dengan selamat pada presentasi mingguan. Ini berkat bimbingan pak Alvin dengan tagline-nya feel free laaah dalam berpendapat dan common sense-laaah.

3. Direktorat Pengendalian Kualitas Pengawasan Perbankan (DPKP): Huwa ini satker nyentrik abis. Pengalaman yang sangat berharga mengenai moral dan etika tidak akan terlupakan. Para staf di DPKP bisa jadi terbiasa melakukan quality assurance terhadap hasil kinerja pengawas bank, so strict abis. Well disini saya bertemu dengan Pak Arif, babe yang memberikan motivasi luar biasa bagaimana memperhatikan gap generasi di Indonesia dalam bekerja; alert atas bottle neck karir di OJK; dan persiapan masa pensiun.

4. Direktorat Pasar Modal Syariah (DPMS): yeap! keluar dari pengawasan perbankan sejenak. Ojt kali ini menggali pasar modal syariah di Indonesia. Para staf di DPMS merupakan pegawai ex. Bappepam. Uwalaaa…. kultur bekerja yang berbeda dari dua tempat ojt sebelumnya. Di DPMS, lebih pada guyub dari level Direktur ke staf biasa. Suasana kantor ya kurang rapi sih untuk ukuran kerapihan saya dan guyub somehow kemriyek membuat pusing kepala saya. Well, mereka memiliki gaya bekerja yang tidak dapat dibandingkan apple to apple dengan kultur Bank Indonesia. Disinilah ‘seninya’ sebagai PCS Angaktan I untuk memfasilitasi gap culture yang ada, so far sih sudah ada direktorat culture sih, it is not big deal laaah ya. Jika ditanya dan bisa memilih, semoga tidak kembali kemari yah, bisa stres nanti saya. Oia, saya bertemu dengan KAGAMA FEB 2005, Danu. Uwalah it is small world yaaa.

5. Direktorat Pengawasan Dana Pensiun (DPDP): Direktorat ini cukup unik mengingat industri Dana Pensiun pun juga unik. Pengawasan disini menggunakan tools SPERIS dan SANBERRIS. Mirip dengan perbankan yang berbasiskan risiko. Well, kami menyampaikan presentasi perbandingan pengawasan perbankan dan dana pensiun. Spirit dari presentasi ini adalah sharing knowledge pengawas. Iyeas! happy landing. 

6. Direktorat Pengendalian Kualitas (DPKU): direktorat ini super uniiik karena fungsi quality assurans atas organisasi OJK Wide ada disini. Kami diminta untuk menganalisa organisasi OJK Indonesia dengan benchmarking dengan OJK di negara lain. Huwalaha berhubung kelompok kecil saya tidak ada yang memiliki educational background manajemen, ini menjadi ilmu baru. Semoga kami happy landing…

Setelah on the job training kelompok di satuan kerja kami harus mengikuti SEMAPTA, parahnya sebagai wajib militer mungkinnya. Banyak cerita riweuh hidup di dalam barak selama SEMAPTA, makan banyak, lariiii dan wajah gosong pasca SEMAPTA membuat saya kurang antusias.

TIADA yang lebih menegangkan selain penantian pembukaan amplop penempatan masa ojt individu -yang notabene merupakan calon satuan kerja penempatan permanen masing-masing. HIKS! Semoga ditempatkan di tempat yang terbaik, ya Allah.

 

-Ratih, Bidakara, Mei 2014