Tes OJK Time Flies so Fast: Kesempatan Berkarir dan Berkarya di OJK

Picture 12

web ppm mandiri

Trata! Waktu berjalan sangat cepat
Setahun telah berlalu dengan cepatnya
Menarik kebelakang waktu, dimana tante masih mencari pertanyaan atas kantor mana yang mampu membuat ‘berhenti hijrah’
Otoritas Jasa Keuangan baru dibuka pada saat itu. Sebagai lembaga baru, masih bayi.
Keyakinan mendaftar hanyalah satu ‘ini partner Bank Indonesia dalam menjalankan ekonomi yang khusus pada mikro prudensial’
Artinya, kebanyakan pegawainya adalah penugasan dari Bank Indonesia, singkatnya asiik nih kerja bareng orang-orang BI. Yeap! good culture, integritas tinggi, dan senantiasa belajar selalu.

Si Bil, semoga tante tetap mengingat energi proses rekruitmen yang sungguh menyita energi, doa serta keikhlas-an. Si Bil, belajar baik-baik yaaa… boleh nanti berkarir dengan ilmu kayak Bunda atau Ayah dan tante mah ga jauh beda. Yang penting, ingat syaratnya “pegang dulu ticket lulusnya….(ijazah perguruan tinggi)…”

Dimana pun kita bekerja, wanita lelaki pun bekerja untuk tanggung jawab kepada orang tua yang telah sangat tinggi menyekolahkan kita. Jadi anak perempun pun harus mandiri dengan bekerja. Di kantor, tante banyak bertemu teman-teman PCPM ayahmu, they look so passionate with their job. Just like your father and mom. Belajar yang pinter ya anak manis, semoga bisa meneruskan rasanya atmosfir bekerja di gedung kembar BI. Amazing deh!

Mari menulis Tugas Akhir!

Bintaro, Sabtu, 4 Oktober 2014

Tes Masuk PCS OJK 2013/2014 (part II)

Proses selanjutnya, pemberkasan.

Day I: proses pemberkasan, proses ini mengkroscek keaslian dokumen kita dan beberapa persyaratan lainnya. Spesial dokumen yang menjadi kendala dari teman-teman dan diberi waktu lebih untuk mengumpulkan adalah surat lolos butuh. Awalnya saya juga kurang paham. Ternyata maksudnya surat keterangan dari kantor sebelumnya yang menerangkan bahwa kita tidak lagi terikat hubungan kerja. Format penulisannya pun bervariasi menurut perusahaan masing-masing. Hiks! tidak sedikit teman-teman mundur dari penerimaan akibat tidak berhasil mendapatkan surat tsb, terutama bagi mereka yang berstatus Pegawai Negeri Sipil. Jujur, memang sedikit agak gambling karena pengumuman OJK terhitung mundur sekali dari jadwal, jadi ya H2C Harap-harap cemas gitu deh… Tips: datanglah sangat awal untuk mendapatkan nomer antrian. Saya datang nebeng kakak jam 08:00 baru dapat giliran tepat beberapa menit sebelum adzan Magrib. Oh mamen, mati gaya super menunggu.

Day II: job offering

Pada hari tsb kita dikumpulkan untuk melakukan penandatanganan kontrak Pendidikan Calon Staf OJK. Diberi waktu yang cukup panjang untuk memahami kontrak dan juga dibimbing oleh tim SDM. Credit to Ibu Danish deh yang mendampingi kami dari awal ujian tertulis hingga pemberkasan. Tips: bawa materai lebih untuk cadangan atau membantu kawan kesusahan. (HAHAHA buka lapak materai, lumayanlah kemarin).

Day III: acara protokoler

Jeda waktu antara pemberkasan dan acara protokoler lumayan lama, so bagi teman-teman yang tidak tinggal di Jakarta menjadi agak repot bolak-balik. Belum lagi persiapan hunting kost di dekat tempat belajar, LPPI, Jl. Kemang Raya. Bersabarlah, nanti ada gantinya kebahagiaaan luar biasa. Trust me.

Acara protokoler ini dimulai dari gladi bersih H-1, yaitu informasi dari tim DPSM (ceritanya, sudah dialihkan dari tim DSDM ke Pengembangan SDM). Kejutan 489 orang diterima sebagai calon staf OJK. Uwih kebayang itu kelas besaaaar sekali. Eniwei acara tsb berupa GB untuk upacara resmi (latiaaaaan pose foto bareng Dewan Komisioner OJK) dan hari H peresmian pembukaan masa PCS OJK I Tahun 2014 oleh Bp. Muliaman Hadad, Ketua DK OJK.

Artinya, awal dimana saya dan teman-teman hijrah ke Kemang untuk klasikal di LPPI, Kemang dan sudah pasti kost di Kemang Utara ini. Perjalanan hingga akhir tahun pun resmi DIMULAI (Februari, 2014). 

20140217_084524

Protokoler Peresmian Program PCS I OJK Tahun 2014